Parah!!,,,,,Fakta ISIS Atau Kelompok Teroris Lainnya Tidak Mengerti Islam

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





jakartagreater.com
jakartagreater.com

Jelasberita.com | Aksi teror yang gencar di sebarkan oleh kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) maupun kelompok-kelompok teroris lainnya yang mengatasnamakan Islam saat ini memang sudah sangat mencemaskan. Tak hanya di negara-negara Eropa, seperti Amerika Serikat, Prancis, Turki, kini aksi teror pun mulai merambah masuk ke Indonesia, seperti yang terjadi di Sarinah, Jakarta pada Kamis (14/1/2016) kemarin.

Insiden peledakan bom di Sarinah, Jakarta yang diduga mirip dengan pola serangan bom di Prancis memang sempat membuat khawatir masyarakat Indonesia. Namun patut diberi apresiasi tinggi kepada pihak kepolisian maupun aparat keamanan lainnya di Indonesia yang tidak membutuhkan waktu lama untuk dapat menghentikan aksi teror ini. Beberapa pelaku telah berhasil dilumpuhkan, sedangkan jaringan lainnya yang terkait serangan ini masih akan terus dikejar dan tidak akan dibuat bernafas bebas untuk melakukan aksi teror lainnya. Inilah yang membuat bangsa Indonesia bukanlah merupakan negara yang gampang terpancing akan aksi teror yang disebarkan teroris.




Menurut info terakhir, Kepolisian sendiri sudah dapat memastikan kalau serangan ini merupakan aksi teror yang dilancarkan oleh ISIS. Mereka memang sudah memberikan ancaman jauh hari sebelum insiden di Sarinah itu terjadi, tujuannya tak lain dan tak bukan hanya untuk unjuk gigi atau eksistensi kelompok mereka di dunia ini. Selain itu, mereka juga bertujuan untuk mengacaubalaukan negara-negara yang menjadi fokus aksi teror mereka. Jadi, kalaupun banyak di situs-situs pribadi mereka yang menuliskan aksi ini sebagai aksi Jihad, hal itu hanyalah omong kosong belaka.

ISIS maupun kelompok teroris lainnya yang mengatasnamakan Agama Islam sebagai acuan mereka. Mereka sering mengatakan bahwa langkah mereka sabagi langkah Allah dalam hal jihad, sama sekali tidak benar. Bahkan bisa dibilang mereka tidak mengerti sama sekali tentang apa itu Islam.

Berikut ini Fakta-fakta yang membuktikan ISIS dan kelompok teroris lainnya tidak mengerti Islam.

  1. ISIS Dan Kelompok Teroris Lainnya Tidak Pernah Shalat di Masjid.Sebagai sosok militan negara islam, Isis dan kelompok teroris lainnya tidak pernah beribadah ataupun shalat di masjid sama sekali. Hal ini terbukti dengan pengakuan keluarga yang salah satu kerabatnya ikut bergabung dengan kelompok teroris ini. Mereka diketahui tidak menunjukkan ketertarikannya terhadap agama Islam, bahkan untuk shalat ke masjid. kebanyakan dari mereka memilih bergabung dengan kelompok teroris ini hanya untuk kekuasaan dan kekerasan.
  2. ISIS Dan Kelompok Teroris Lainnya Tidak Pernah Baca Alquran. Beberapa pelaku teror yang ikut bergsbung dengan ISIS dan kelompok teroris lainnya, tidak bisa membaca Alquran sama sekali, bahkan tidak pernah menyentuhnya apalagi membacanya. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Youssouf Ait Boulahcen, yang merupakan saudara kandung pelaku teror Paris, Hasna yang meledakkan dirinya sendiri ketika di gerebek. Ia mengatakan kalau Hasna itu tidak mengerti dengan Agama, tidak pernah membaca Alqran, dan malah sehari-harinya tidak pernah mengenakan hijab.
  3. ISIS Dan Kelompok Teroris Lainnya Suka Meminum Minuman Keras. Dalam agama Islam, meminum minuman yang memabukkan sangat dilarang keras. Didalam Alquan sendiri juga disebutkan kalau meminum minuman yang memabukkan adalah haram hukumnya. Walaupun begitu, hal ini tidak diindahkan oleh para kelompok ISIS dan kelompok teroris lainnya yang menyebutkan dirinya berjihad atas nama Islam. Mereka lebih senang melakukan pesta sambil meminum minuman keras. Hal ini terbukti dari tempat penggerebekan para pelaku teror. Di tempat tinggal mereka banyak ditemukan botol-botol nekas minuman keras.
  4. ISIS Dan Kelompok Teroris Lainnya Senang Memakai Obat-Obatan Terlarang. Kebanyakan dari anggota ISIS dan kelompok teroris lainnya merupakan pecandu berat obat-obatan terlarang. Disamping meminum-minuman keras mereka juga senang memakai obat-obatan terlarang. Salah satu pelaku teror Paris, Ibrahim Abdeslam yang tewas setelah meledakkan dirinya diakui oleh sang istri bahwa ia sangat malas untuk mencari pekerjaan dan suka minum vodka serta bir setiap harinya sambil menghisap ganja sebelum tidur. Hal ini dilakukan pada setiap hari, tanpa pernah absen sekalipun.




Leave a Reply

Your email address will not be published.