Dinilai Salah Dalam Menyampaikan Berita Sarinah, KPI Tegur, Tv One, Indosiar, dan INews

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Kaskus.co.id
foto: Kaskus.co.id

Jakarta, Jelasberita.com| Dinilai melakukan kesalahan dalam menayangkan pemberitaan terkait kasus bom di Sarinah, Komisi penyiaran Indonesia (KPI) memberikan sanksi teguran bersifat tertulis kepada 3 stasiun televisi dan 1 lembaga penyiaran radio. Ketiga stasiun televisi tersebut adalah TV One, Indosiar serta INews.

 




Seperti dilansir dari laman teropongsenayan, KPI menilai bahwa ketiga stasiun televisi tersebut telah melakukan pelanggaran terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) KPI 2012, ketika memberikan pemberitaan kepada publik mengenai peristiwa di lokasi peledakan bom di kawasan Sarinah tersebut.

 

Dalam situs resminya, KPI menyatakan bahwa program ‘breaking news’ TV One, telah menyajikan tampilan visualisasi mayat yang tergeletak di depan pos polisi tanpa adanya pengkaburan atau ‘blur’ terhadap korban tersebut, sehingga menampilkan keadaan mayat secara jelas.

 




KPI juga menambahkan bahwa pada program tersebut, memberikan informasi yang tidak tepat serta tidak akurat terkait adanya ledakan lain yang terjadi di daerah Slipi, Kuningan, serta Cikini. Walaupun sudah dikoreksi kembali oleh pihak televisi tersebut, namun tentunya pemberitaan tersebut sudah sempat meresahkan masyarakat. KPI menilai ini merupakan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip jurnalistik mengenai keakuratan berita.

 

Kasus visualisasi korban peledakan bom di Sarinah, juga terlihat pada program ‘Patroli’ yang disiarkan oleh Indosiar. “penggambaran secara terang-terangan korban tanpa adanya blur dapat mengakibatkan ketidaknyamanan terhadap masyarakat yang menyaksikan.” Tambah KPI dalam situs resminya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.