Amerika Serikat Berambisi Temukan Obat Kanker

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





solopos.com
solopos.com

Amerika Serikat, Jelasberita.com | Amerika Serikat (AS) tampaknya sangat serius untuk merealisasikan ambisinya membuat obat kanker. Salah satu metode yang menjadi fokus utama mereka adalah imunoterapi.

Berdasarkan data terakhir yang dihimpun dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kanker tlah membunuh 8,2 juta jiwa di tahun 2012. Jumlah ini akan terus bertambah, apabila tidak ditemukannya inovasi pengobatan yang pasti terhadap kanker ini. Bahkan, kasus kanker ini diperkirakan akan meningkat 70 persen dalam dua dekade mendatang.




Di AS sendiri, penderita kanker setiap tahunnya semakin bertambah, bahkan bisa dibilang kanker adalah penyebab kematian terbesar kedua. Hal ini tentunya menjadi fokus utama bagi pemrintah AS, apalagi setelah dikabarkan putra Wakil Presiden AS, Joe Biden juga meninggal akibat kanker otak pada Mei 2015 yang lalu.

Dalam pidato kenegaraan terakhirnya, Presiden Barrack Obama mengatakan bahwa ada sebuah inisiatif ambisius untuk menemukan obat penyembuh kanker. Dengan mengadakan kerja sama dengan sejumlah perusahaan swasta dan pusat penelitian kanker untuk mencapai misi memerangi kanker. Presiden Obama membuat sebuah program yang dinamakan The Cancer Moonshot 2020. Program ini akan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden, Joe Biden.

Program The Cancer Moonshot 2020 merupakan pengembangan vaksin atau immunotherapy untuk memerangi kanker yang ditarget dapat diatasi pada akhir dekade. Perusahaan yang menyatakan bergabung dengan aksi ini seperti Celgene Corp. Amgen Inc dan NantKwest Inc.

Demi mendukung tercapainya target tersebut, pemerintah AS akan menyediakan dana raksasa dan kesepakatan pajak. Upaya-upaya penelitian akan lebih difokuskan pada kanker dan penyakit lain yang didasarkan pada profil genetik dan molekul seseorang.




Nantinya, pengobatan kanker sendiri akan disesuaikan dengan karakteristik tumor, riwayat keluarga, dan data personal lainnya, sehingga pengobatan lebih tepat dan efek samping pengobatan bisa ditekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.