Rentetan Ledakan di Sarinah dan Palmerah, Mirip Dengan Pola Serangan ISIS

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ledakan-sarinah_6DBAF7B6FA514B0A8BC32B822B8ED989
ledakan di Sarinah (rappler)

Jakarta, Jelasberita.com| Ledakan bom terjadi di depan pos polisi Sarinah di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pagi tadi sekitar pukul 10.30. Ledakan terdengar enam kali. Sempat terjadi baku tembak antara polisi dan pelaku di lokasi kejadian tersebut.

Saksi mata mengatakan terjadi baku tembak. Saat ini polisi sudah berada di tempat kejadian untuk mensterilkan jalanan sekitar dan menghadapi pelaku tembakan.




Tempat kejadian perkara perempatan Sarinah kini sudah dialihkan sejak dari Bundaran HI.

“Ada baku tembak di dalam, sempat ada enam kali ledakan juga. Diduga pelaku adalah teroris,” ujar salah satu petugas polisi yang berada di lokasi kejadian.

Selain pos polisi Sarinah, ledakan juga terjadi di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, di depan kedai kopi Starbuck, pada Kamis siang. Diduga ledakan ini juga merupakan serangkaian dari teror yang terjadi di Sarinah sebelumnya.

Atas insiden tersebut, 5 orang dilaporkan tewas karena ledakan di Sarinah. Identitas korban belum diketahui.




Menurut informasi dari saksi mata, ada 5 jenazah yang diangkut petugas ambulans. Belum diketahui apakah akan dibawa ke RSCM atau ke RS Polri Kramatdjati. Lima korban tersebut diketahui seorang petugas polisi, serta empat warga sipil lainnya. Dua warga sipil tersebut merupakan korban luka tembak.

Pengeboman yang terjadi di kawasan Sarinah dan beberapa wilayah di lainnya di Cikini, Kuningan, Pondok Indah, dan Alam Sutera Tangerang tersebut kemungkinan dilakukan oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.

Hal ini dikarenakan pola yang digunakan pelaku pengeboman, mirip dengan pola serangan di Paris.

Pada tahun lalu, serangan serupa dengan menargetkan ke beberapa tempat dalam waktu hampir bersamaan terjadi di Paris.
Pasca melakukan serangan di Paris, ISIS mengaku bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan ratusan orang tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.