Pelaku Teror Bom Sarinah Ditangkap, 4 Ditahan, 3 Tertembak Mati

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





1322329LedakanThamrin-061452751304-preview780x390
Polisi mengambil posisi dan mengarahkan senjata saat mengejar terduga pelaku di luar sebuah kafe setelah ledakan menghantam kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, 14 Januari 2016. Serangkaian ledakan menewaskan sejumlah orang, terjadi baku tembak antara polisi dan beberapa orang yang diduga pelaku. (kompas.com)

Jakarta, Jelasberita.com| Pasca ledakan bom di Sarinah yang terjadi siang tadi, polisi langsung bekerja cepat dengan meringkus pelaku teror bom tersebut. Menurut polisi, pelaku ada tujuh orang. Empat orang di antaranya sudah tertangkap, sedangkan 3 lainnya ditembak mati.

Jakarta, Kamis (14/1) siang tadi mengalami teror ledakan bom yang dilakukan oleh sekelompok orang. Atas insiden tersebut, enam orang dilaporkan tewas dalam ledakan dan baku tembak antara polisi dan pelaku.




Pasca ledakan tersebut, polisi mengamankan kawasan Sarinah, Jakarta Pusat dan langsung mencari pelaku.

Humas Mabes Polri melalui akun Facebooknya, menyampaikan situasi sudah terkendali. Empat pelaku peledakan sudah dilumpuhakn oleh aparat Polri dan TNI. Sementara tiga lainnya tertembak mati.

“Saat ini situasi sudah terkendali, pelaku ada tujuh orang. Tiga tertembak dan empat dilumpuhkan dan ditangkap,” tulis akun Humas Polri di Facebook, Kamis (14/1).

Sementara itu, sebelum melumpuhkan para pelaku peledakan bom Sarindah, sempat terjadi ledakan ketujuh di Sarinah sekitar pukul 12.36 WIB atau berselang satu jam setelah ledakan keenam yang mengguncang kawasan pusat perbelanjaan dan perkantoran di Jakarta tersebut.




Polri juga menyatakan, bahwa informasi yang beredar di masyarakat tentang pelaku yang membawa motor dan bersenjata tajam lengkap itu adalah hoax.

“Mari bersama kita peduli lingkungan sekitar dan saling asuh satu dengan lainnya sehingga jika ada hal yang mencurigakan di lingkungan Mitra Humas, silahkan lapor ke RT/RW dan pospol terdekat,” tulis pihak Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen (Pol) Agus Rianto, secara terpisah menyatakan, bahwa ledakan dan penembakan yang terjadi hari ini hanya terjadi di wilayah Gedung Sarinah di Jalan MH Thamrin.

“Yang lain tidak ada peristiwa serupa. Hanya di Sarinah,” ujarnya seperti yang dilansir dari Kompas.com.

Diberitakan sebelumnya, pasc serangan aksi teror di Sarinah, beredar di media sosial peristiwa serupa yang terjadi di Palmerah, beberapa kantor kedutaan besar dan Alam Sutera.

Sampai saat ini, Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombespol M Iqbal menyatakan, korban yang tewas atas insiden tersebut sebanyak tujuh orang. Empat pelaku tewas, satu anggota polisi dan dua warga sipil yang diduga adalah warga asing.

Leave a Reply

Your email address will not be published.