Obama memberikan Pidato Kenegaraan Terakhirnya, Jelang Pemilu AS

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Pidato Presiden Obama (Reuters)
foto: Pidato Presiden Obama (Reuters)

Washington, Jelasberita.com| Jutaan Warga Amerika menyaksikan pidato kenegaraan tahunan Presiden Barrack Obama yang terakhir. Obama berpidato pada Selasa (12/1) di State of the Union tepat di depan Kongres AS. Seperti dilansir dari kantor berita AFP, ini merupakan pidato State of the Union Obama yang kedelapan, sekaligus menjadi yang terakhir selama perjalanan dua periode menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

 




Di pidato terakhirnya tersebut Obama mengumumkan kepada warga Amerika Serikat bahwa Negara tersebut secepatnya akan memulai upaya baru nasional terkait dengan penyembuhan penyakit kanker.

 

Obama mengatakan bahwa dia bercita-cita untuk menjadikan Amerika Serikat sebagai negara yang mampu menyembuhkan kanker bagi semuanya. “ini semua demi orang-orang terkasih yang telah meninggalkan kita, serta untuk keluarga yang masih bisa kita selamatkan dan harus selalu kita lindungi.” Ujarnya sembari disambut tepuk tangan yang meriah oleh para hadirin

 




Wakil Presiden Joe Biden, ditunjuk Obama sebagai orang yang akan memimpin misi mulia untuk mencari obat penyembuh penyakit kanker tersebut. Selain itu, Obama juga mengutarakan kepada hadirin serta seluruh warga Amerika bahwa dirinya nanti akan tetap mendorong kongres untuk memberikan dana untuk memerangi penyakit malaria di Afrika.

 

Selain membahas tentang penyembuhan penyakit kanker dan malaria tersebut, Obama juga sempat membahas isu-isu penting seperti isu mengenai perekonomian, kesehatan, serta isu keamaan terkait dengan ISIS dan Terorisme di negara paman sam tersebut.

 

Pidato Kenegaraan Presiden Barrack Obama tersebut telah disiarkan langsung oleh berbagai media serta televisi Amerika Serikat, dipekirakan ada sekitar 30 juta orang yang menyaksikan pidato tersebut.

 

Sementara itu, menurut beberapa pihak, pidato terakhirnya Obama ini akan menjadi kesempatan yang terakhir pula bagi Obama untuk dapat mempengaruhi publik secara nasional, sebelum pemilu yang akan diadakan November mendatang.

 

seperti yang dikatakan beberapa bakal calon Presiden Amerika Serikat berikutnya, seperti Donald Trump yang memberikan tanggapannya melalui twitter. Trump berpendapat bahwa Pidato yang diberikan Obama terkesan lesu. sementara Ted Cruz mengatakan bahwa apa yang dikatakan Obama bukanlah sebuah Pidato melainkan sebuah penyangkalan. ungkap Cruz dalam akun twitternya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.