Jelang Kesaksian Wapres JK, Pengamanan Pengadilan Tipikor Diperketat

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




ca52b3b5-0251-43b6-a18e-7e928eb101d3_169




Pasukan pengaman di pengadilan tipikor (detik.com)

Jakarta, Jelasberita.com| Hari ini Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan akan bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). JK dihadirkan sebagai saksi untuk meringankan mantan Menteri ESDM Jero Wacik.

Menurut JK, dirinya sudah memastikan kehadirannya di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar, Jakarta Pusat tersebut. Sidang sendiri akan digelar di ruang Kartika I pada pukul 10.WIB.

“InsyaAlla (hadir). Jero Wacik itu bekas menteri waktu saya wapres. Otomatis saya mengerti dan melihat, mengetahui perilakunya,” ujar JK kepada wartawan, Rabu (13/1).

Menjelang sidang, ratusan personal TNI tampak mulai berjaga di Pengadilan Tipikor pagi ini. Berdasarkan pantauan, ratusan TNI dan Paspampres dan organik baru saja selesai menggelar apel pengamanan.




Alat metal detector pun telah dipasang Paspampres di pintu masuk Gedung Tipikor untuk pemeriksaan. Tak hanya itu, Tim Gegana pun telah menyisir setiap bagian gedung pengadilan untuk memastikan keselamatan orang nomor dua di Indonesia tersebut.

Pantauan lalu lintas di depan pengadilan saat ini dikatakan masih terpantau ramai lancar. Ruang sidang yang nantinya akan digunakan sudah distserilisasi Paspampres. Protokol dari Setwapres juga sudah menetapkan ruang tunggu bagi JK, termasuk alur keluar masuk pengunjung sidang di Pengadilan Tipikor.

Sugiyono, pengacara Jero Wacik, meski mengonfirmasi kepastian kehadiran JK, dirnya menolak untuk menjelaskan urgensi keterangan JK.

Dia juga menuturkan, tentang apa yang akan diterangkan oleh JK nanti, dirinya juga belum mengetahuinya. Karena yang meminta hadir adalah Jero Wacik sendiri.

Permohonan menghadirkan JK sebagai saksi untuk meringankan ini disampaikan Jero melalui penasihat hukumnya pada persidangan Senin 11 Januari 2016 lalu. Sumpeno, Ketua Majelis Hakim, mengabulkan permintaan Jero tersebut. Selain untuk mendengarkan keterangan JK, sidang juga akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa.

Untuk saat ini, Jero dijerat dengan 3 dakwaan. Dakwaan kesatu, Jero sebagai mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata didakwa menyelewengkan dana operasional menteri (DOM) untuk memperkaya diri sendiri dan keluarga. Jero menyelewengkan dana mencapai Rp 8.408.617.179.

Dakwaan kedua, Jero sebagai mantan Menteri ESDM, didakwa melakukan pemerasan dengan cara memaksa anak buahnya untuk melakukan pengumpulan duit.

Sedangkan pada dakwaan ketiga, Jero Wacik didakwa menerima gratifikasi terkait jabatannya sebagai menteri ESDM. Gratifikasi diterima dalam bentuk pembayaran biaya pesta ulang tahun Jero tanggal 24 April 2012 di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebesar Rp 349.065.174.

Leave a Reply

Your email address will not be published.