Heboh,, Seorang Pemuda Bersimbah Darah Ditemukan Tewas di Kelud, Semarang

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





sindonews.com
sindonews.com

Semarang, Jelasberita.com | Wrga Kelud Semarang kali ini dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pemuda yang bersimbah darah di Jalan Kelud Raya, yeng terletak di seberang Masjid PDAM Kota Semarang. Di sekitar mayat ditemukan spion sepeda motor, namun motor yang diduga dipakai korban tidak ditemukan.

Seorang saksi mata, Nur Halim alias Samson Maarif (30) yang merupakan warga Batang menceritakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 Wib. Ketika itu, Samson sedang membereskan dagangan angkringannya yang letaknya tidak begitu jauh dari lokasi.




“‘Jalan sepi, kejadian sekitar jam 04.00 Wib, waktu itu saya dengar suara ‘brak’, tapi saya belum berani lihat,” kata Samson di lokasi kejadian, Kamis (14/1/2016).

Setelah bunyi benturan keras tersebut, tidak beberapa lama, Samson melihat ada speda motor matic yang dikendarai oleh seorang pria yang tidak menggunakan helm melintas di warungnya dengan kepala bersimbah darah. Bahkan kondisi motor yang ia bawa juga dalam keadaan rusak parah di bagian depan.

“Motornya rusak bagian depan, yang bawa itu kepalanya berdarah-darah. Dia enggak pakai helm,” ujarnya.

Melihat itu, sontak Samson dan sejumlah warga mendatangi lokasi benturan keras tadi. Disana mereka menemukan seorang pemuda dalam kondisi sudah tergeletak dan diketahui sudah tidak bernyawa. Warga pun segera menghubungi pihak kepolisian untuk segera datang dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).




Saat tiba di TKP, polisi masih menemukan ponsel milik korban. Dari ponsel korban lah polsi kemudian menhubungi keluarga korban. Dari keterangan keluarga, korban diketahu bernama Wisnu Adi Wibisono, warga Purwodadi, Grobogan Semarang. Korban merupakan lulusan dari Universitas Semarang (USM) dan sedang mencari kerja di Kota Semarang.

Sementara ini, polisi menduga korban mengalami kecelakaan tunggal saat berboncengan, karena saksi mata lainnya, yakni Suryono, mengatakan sebelum benturan terdengar, ia sempat melihat dua pria sedang berboncengan menggunakan motor matic dengan kecepatan tinggi.

Dari kondisi sekitar TKP, polisi menduga saat tikungan kedua pemuda yang berboncengan tadi tidak bisa mengendalikan motor yang mereka bawa dengan kecepatan tinggi. Setelah itu, motor yang mereka bawa menabrak pembatas jalan hingga jebol dan terlempar sekitar 10 meter. Korban yang terlempar kemudian menabrak pohon hias kecil hingga patah, lalu tergeletak bersimbah darah didekat pohon tepat di depan rumah warga.

Hingga saat ini tim Inafis Polrestabes Semarang masih berada di lokasi kejadian. Lalu lintas di Jalan Kelud Raya pun padat karena banyak warga yang penasaran ingin melihat. Sementara itu, jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published.