Mengejutkan,,Mantan Pimpinan KPK Pernah Jadi Dewan Pembina Gafatar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





harianindo.com
harianindo.com

Jakarta, Jelasberita.com | Mantan Pimpinan KPK, Bibit Samad Riyanto membuat sebuah pernyataan yang mengjutkan. Ia mengaku pernah ditunjuk menjadi Dewan Pembina Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Awalnya Bibit mengatakan keikut sertaannya dalam kepengurusan Gafatar adalah karena kepeduliannya yang sangat besar terhadap pemberantasan korupsi dengan senantiasa mengedepankan budaya nusantara.




 

“Apa yang dia lakukan dalam pemberantasan korupsi, benar-benar cerminan semangat budaya Nusantara. Meski terus coba dikriminalisasi, beliau tetap tabah menjalani dan tidak pernah merasa khawatir. Makanya kita memandang beliau sangat tepat duduk menjadi salah seorang anggota dewan pembina Gafatar,” katanya.

Oleh karena itu, tadinya ia sempat yakin bahwa Gafatar sebagai organisasi sosial yang fokus mengembangkan wawasan kebangsaan berbasis budaya Nusantara ini dapat terus berperan besar bagi perbaikan masa depan bangsa.

Selama menjabat Dewan Pembina Gafatar, ia hanya pernah menjadi pembicara dalam salah satu acara yang digelar Gafatar.




“Isinya positif semua, tidak ada yang menyangkut agama di Gafatar,” kata Bibit dalam keterangannya pada Selasa, 12 Januari 2016.

Meski masuk Gafatar, Bibit memastikan dirinya tidak pernah diminta uang sumbangan anggota, apalagi memberikan sumbangan itu. Malah, dia menerima bayaran dari apa yang dia sampaikan dalam seminar itu.

Bibit akhirnya memutuskan keluar setelah mendapatkan informasi Gafatar yang dicurigai memiliki ajaran yang menyimpang. Tepatnya ia memutuskan keluar pada 24 Desember 2014. Selain itu, ia juga curiga dengan adanya penangkapan pengurus Gafatar di daerah. Dan ketika ia mencoba menanyakan hal tersebut ke pengurus Gafatar di Jakarta, ia malah disuruh untuk menemui juru selamat atau messiah di markas utama Gafatar di Ciputat, Jakarta Selatan.

Meski belum bertemu, dan setelah dipastikan bahwa messiah yang dimaksud adalah Ahmad Moshaddeq yang mendirikan aliran Al-Qiyadah al-Islamiyah, Bibit pun membulatkan tekadnya untuk langsung mengundurkan diri dari Gafatar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.