Gadis 13 Tahun Disekap dan Diperkosa Bergilir, Dua Pelaku Ditangkap, Pacar Masih Buron

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





perkosa_20160113_114639
Ilutrasi (Kompas.com)

Kefamenanu, Jelasberita.com| Seorang gadis berusia 13 tahun asal Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), disekap dan diperkosa oleh lima orang pemuda. Kepolisian Resor TTU berhasil meringkus dua di antaranya.

Kepala Sub Bagian Humas Polres TTU Iptu Petru Liu menjelaskan, bahwa dua pelaku yang berhasil diringkus itu adalah Antonio Tanii alias Anto (17) dan Stefanus Tasoin alias Fanus (13).




“Kedua pelaku ini ditangkap di rumah mereka masing-masing, setelah polisi menerima laporan dari korban yang datang bersama orangtuanya,” kata Petrus, Rabu (13/1) seperti yang dikutip dari tribunnews.com.

Melalui penuturan Petrus, kedua pelaku saat ini telah ditahan di dalam sel markas Polres TTU, sedangkan keempat pelaku lainnya masih menjadi buronan polisi karena kabur dari rumah mereka. Keempat tersangka tersebut adalah Imang Demang, Rian Fahi, Riki Nino dan Boi.

Diketahui sebelumnya, SIM telah disekap selama 3 hari dan diperkosa oleh lima orang pemuda. Petrus menjelaskan, korban berinisial SIM itu dan orangtuanya datang dan melaporkan peristiwa itu kepada polisi.

Kasus ini sendiri bermula ketika korban dihubungi oleh pacarnya yang bernama Imang Demang dan mengajaknya bertemu di rumah kos milik Igi Nubatonis di Maslete, Kelurahan Tubuhue. Setelahnya, korban kemudian dijemput oleh temannya yang bernama Fanus dan berangkat ke rumah kos Igi seperti yang dijanjikan.




Menurut Petrus, setelah tiba di kosnya Igi Nubatonis, datanglah Imang Demang bersama empat orang temannya, yaitu Anto, Rian, Boi dan Riki. Setelah berbincang sekitar satu menit, tiga rekan lainnya meninggalkan Imang Demang bersama SIM di dalam kamar kos.

Ketika berduaan di dalam kamar, korban diajak berhubungan badan dengan ancaman. Meski diancam, korban menolak dan berusaha melarikan diri. Namun upaya ini gagal setelah teman-teman Imang yang berada di luar kamar kos menghadang dan menganiaya korban.

Setelah dianiaya, korban diberi segelas air minum dan mengantuk. Di saat tidak sadarkan diri itulah Imang Damang dan empat temannya memerkosa SIM secara bergantian.

Imang dan teman-temannya tidak langsung membebaskan korban setelahnya. Mereka malah menyekap korban selama 3 hari, yaitu pada 8-11 Januari lalu di rumah kos tersebut. Setelah berhasil lolos, korban langsung melaporkannya kepada polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.