Awas! Modus Baru Perampokan Sepeda Motor Dengan Menggunakan Jasa PSK

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi PSK dipinggir jalan
ilustrasi PSK dipinggir jalan

Medan, Jelasberita.com| semakin hari semakin banyak modus baru bermunculan dalam melakukan tindakan perampokan. Salah satunya seperti modus baru yang terjadi di Kota Medan. Para pelaku perampokan menggunakan jasa Pekerja Seks Komersil (PSK) untuk mengelabui calon korbannya.

 




Dilansir dari Pojoksatu.id, Kepala Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Inspektru Polisi Satu Nur Istiono mengatakan bahwa para pelaku yang menggunakan modus ini merupakan para pemain lama dalam soal pencurian dan perampokan sepeda motor.

 

Sebelumnya, Satuan Reskrim Polsek Medan Sunggal berhasil mengamankan PH (33), penduduk Jalan Sei Batang Hari Gang Abadi, Medan Sunggal serta T (28) warga Jalan Darussalam, Medan Sunggal terkait pencurian kendaran bermotor dengan modus menggunakan Jasa PSK. Keduanya diamankan petugas kepolisian di rumah masing-masing, namun tersangka PH sempat harus dihadiahi timah panas oleh petugas lantaran sempat melawan saat ditangkap.

 




Nur mengatakan bahwa dalam melakukan aksinya, tersangka PH dan T kerap dibantu oleh W, J, serta V yang merupakan PSK. Namun ketiganya belum berhasil diamankan petugas dan masih dalam pengejaran. “biasanya V disuruh oleh PH dan T untuk mencari calon korbannya terlebih dahulu.” Tambah Nur, Selasa (12/1)

 

Awalnya, V yang memang merupakan PSK, berpura-pura menawarkan diri dipinggir jalan. Setelah korbannya tersebut terbuai akan keseksian V dan setuju, selanjutnya V akan membawa korbannya tersebut ke sebuah kos-kosan yang berada di kawasan Jalan Sei Batang Hari Medan.

 

Sesaat sebelum melakukan hubungan intim, korban yang bernama Dino Ari Ardian (23) diharuskan untuk membayar uang di muka. Korban yang merasa belum melakukan apa-apa menolak untuk memberikan uang tersebut.

 

“setelah mereka cekcok dengan uang tersebut, para pelaku lain akan datang dan langsung memukuli kepala korban dengan batu bata. Setelah korban tak berdaya barulah mereka membawa lari sepeda motor matik milih korban.” Ungkap Nur.

 

Nur mengatakan Para pelaku lain yang belum tertangkap seperti V W dan J masih dalam tahap pemburuan. Saat ini, Pihak kepolisian sudah mengantongi identitas dari W dan J.

 

“pelaku berinsial W disini sebagai pembawa lari sepeda motor korban, sedangkan tersangka J menjadi orang yang nantinya akan menjual motor tersebut. Imbuh Nur.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.