Pusat dan Daerah Bersinergi Dukung Ekspansi Program USAID

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Sambutan. Dirjend Dikdasmen Kemendikbud  Hamid Muhammad menyampaikan sambutan dalam Rapat Pembahasan Keberlanjutan dan Perluasan USAID PRIORITAS di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (11/1). Sejumlah pejabat senior pusat dan daerah bertemu untuk mendiskusikan rencana perluasan dan keberlanjutan program USAID PRIORITAS. Foto oleh Dewa
Sambutan. Dirjend Dikdasmen Kemendikbud Hamid Muhammad menyampaikan sambutan dalam Rapat Pembahasan Keberlanjutan dan Perluasan USAID PRIORITAS di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (11/1). Sejumlah pejabat senior pusat dan daerah bertemu untuk mendiskusikan rencana perluasan dan keberlanjutan program USAID PRIORITAS. Foto oleh Dewa

Medan, Jelasberita.com
Sejumlah pejabat senior dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Agama, dan tujuh provinsi mitra bertemu di Jakarta untuk membicarakan rencana perluasan dan keberlanjutan program USAID PRIORITAS. Pertemuan ini digelar guna menindaklanjuti permintaan Mendikbud Anies Baswedan untuk meneruskan program USAID PRIORITAS.

Pihak USAID PRIORITAS memfasilitasi pertemuan ini di Hotel Fairmont, Jakarta. Provinsi Sumatera Utara sendiri diwaliki Rektor Universitas Negeri Medan, Syawal Gultom, Kepala Kanwil Kementerian Agama, H. Tohar Banyoangin, Kadis Pendidikan Serdang Bedagai Joni Walker Manik, dan Kadis Pendidikan Toba Samosir Lalo Hartono Simanjuntak. “Mereka diundang untuk menyampaikan pendapat tentang dampak positif dan rencana pengembangan program USAID PRIORITAS di masing-masing daerah dan institusi,” terang Spesialis Komunikasi USAID PRIORITAS Sumut,  Erix Hutasoit di Medan, Selasa (12/1).







Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad, menyatakan Mendikbud Anies Baswedan telah berpesan Kemdikbud masih membutuhkan program yang dirintis USAID PRIORITAS dan berharap program ini masih berlanjut di masa depan setelah  2017. Program USAID PRIORITAS merupakan program lima tahun dan akan berakhir April 2017.

“Kemdikbud berharap ada sinergi kelembagaan agar program yang ada, tidak berjalan sendirian. Perlu ada sinergi antara lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK), lembaga penjamin mutu pendidikan (LPMP) danPusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) dengan pendekatan kabupaten secara menyeluruh. Kita tidak mungkin tangani sendirian, butuh bantuan banyak dari luar,” ungkap Hamid Muhammad.

Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof Dr Kamaruddin Amin mengatakan Indonesia masih menghadapi tantangan fundamental dalam memajukan pendidikan. Ia menilai kehadiran USAID PRIORITAS merupakan instrumen yang strategis untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Saya sangatmendukung program USAID PRIORITAS dan akan kerja keras untuk mewujudkan target program bersama-sama. Kami juga akan diskusi dengan StuartWeston, Direktur Program USAID PRIORITAS, dan tim untuk diskusi lebih detil agar program bisa berkelanjutan dengan langkah afirmatif dan konkret,” terangnya.

Prof. Dr. Syawal Gultom, Rektor Universitas Negeri Medan, berharap keberlanjutan dan perluasan program USAID PRIORITAS dapat semakin meningkatkan mutu LPTK dan sekolah di daerah-daerah. “Untuk keberlanjutan dan perluasan program USAID PRIORITAS, LPTK perlu melakukan diseminasi program USAID PRIORITAS di LPTK sendiri, mengintegrasikan program USAID  PRIORITAS ke dalam program studi dan kurikulum LPTK serta perlu ada dukungan pemerintah untuk revitalisasi LPTK dan penguatan LPTK sebagai Service Provider agar metode, materi, jaringan, dan sumber daya yang sudah dikembangkan USAID PRIORITAS dapat ditindak lanjuti LPTK,” kata Syawal yang menjadi salah satu peserta diskusi.




Program USAIDPrioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (USAID PRIORITAS) adalah program lima tahun yang didanai oleh United States Agency for International Development (USAID) dan didesain untuk meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas di Indonesia. USAID PRIORITAS adalah bagian dari program kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat. Sejak diluncurkan pada 2012, Program USAID PRIORITAS telah memberikan akses pendidikan berkelas dunia kepada lebih dari 3,8 juta siswa di 15.300 SD, SMP dan Madrasah di sembilan provinsi yakniAceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua dan Papua Barat. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.