Program Pembinaan L.O, Strategi Dini Universitas Trilogi Tingkatkan Layanan Prima Kampus

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Tim L.O Mahasiwa Univ. TrilogiMembangun kreatifitas mahasiswa adalah sebuah tanggung jawab akademik bagi insitutusi pendidikan tinggi. Mengingat, perguruan tinggi bukan hanya tempat transfer landasan teoritis ilmu pengetahuan saja. Kampus sudah seharusnya menjadi pusat magnetik bagi mahasiswa yang ingin mendorong dirinya menjadi manusia kreatif. Kreatifitas ini diharapkan juga sejalan dengan layanan prima yang diberikan oleh kampus. Sehingga informasi tentang kampus dipahami secara utuh oleh masyarakat, terutama bagi para siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya.

 




Sejalan dengan  inilah Universitas Trilogi berharap kreatifitas dan pelayan prima harus diberikan sejak dini, bukan hanya kepada mahasiswa yadc ng kuliah. Tetapi justru dimulai sejak mereka masih menjadi calon mahasiswa. Salah satu jalan yang dilakukan oleh Universitas Trilogi adalah melalui program pembinaan Liaison Officer Mahasiswa atau yang biasa dikenal Tim L.O Mahasiswa Universitas Trilogi.

 

“Jadi di Universitas Trilogi layanan prima ini  tidak hanya dibangun secara internal saja. Tetapi juga agar bagaimana masyarakat luar dapat merasakan layanan yang terbaik dari civitas akademika Universitas Trilogi,” tutur Dian Ruslan, ST, MM, Kepala Bagian Kerjasama dan Promosi Universitas Trilogi.

 




Untuk diketahui kehadiran tim L.O yang diinisiasi oleh Bagian Kerjasama dan Promosi Universitas Trilogi ini merupakan mahasiswa-mahasiswa yang telah melewati proses perekrutan. “Kehadiran tim L.O ini sejalan dengan salah satu agenda  Universitas Trilogi yang ingin memberikan pelayanan prima bagi semua,” sampai Dian Ruslan yang juga dosen di Universitas Trilogi ini.

 

Sementara itu, Adhitya Prayogo Wicaksono , SE, ketua tim perekrutan dan pembinan L.O Mahasiswa Universitas Trilogi menjelaskan bahwa  Tim L.O ini adalah mahasiswa-mahasiswa pilihan yang telah melewati beberapa tahapan seleksi. Mereka ini kemudian dibina agar mampu memberikan layanan prima, terutama kepada calon mahasiswa baru,  misalnya mengenai informasi program penerimaan mahasiswa baru.

 

“Oleh karena itu, melalui program pembinaan ini. Tim L.O mahasiswa Universitas Trilogi di bekali dengan beragam program pembinaan. Bagi yang telah lulus seleksi administrasi dan wawancara, mereka berhak mengikuti kelas public speaking, beauty & handsome class, dan team building training yang dilaksanakan oleh tim kerjasama dan promosi Universitas Trilogi sendiri,” jelas mahasiswa pasca sarjana Universitas Trilogi ini.

 

Melalui program pembinaan yang berkelanjutan ini juga akan menjadi bekal para mahasiswa jika mereka sudah tamat kelak. Dengan sudah terbentuknya mental pelayanan prima pada diri mereka masing-masing, mereka tentu akan mudah dalam bersosialisasi di tempat kerja dan masyarakat nantinya. Oleh karena itu, meskipun bukan sebagai organisasi mahasiswa, tetapi keberadaan L.O Mahasiswa di Universitas Trilogi sangat ditanggapi antusias yang tinggi oleh mahasiswa.

 

Ini diamini  oleh Yulia Putri, yang telah bergabung dalam Tim L.O mahasiswa Universitas Trilogi pada tahun 2015 lalu. Mahasiswa Akuntasi angkatan 2014 ini mengakui L.O telah membentuk dirinya menjadi mahasiswa yang kreatif, berani tampi lebih percaya diri, dan selalu siap memberikan informasi mengenai Universitas Trilogi kepada masyarakat luar tentang almamaternya.

 

“L.O pastinya bukan seperti organisasi mahasiswa pada umumnya, tetapi disini ada nilai lebih yang kami dapatkan. Selain kreatif, percaya diri, public speaking yang terus  diaplikasikan, juga mahasiswa yang tergabung dalam tim L.O ini mampu menjadi jembatan informasi antara Universitas Trilogi dengan calon mahasiswa baru,” sampai mahasiswa yang juga aktif di beberapa organisasi kampus  ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.