Polisi Ungkap Analisa Penyebab Kematian Mirna Salihin

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





dream.co.id
dream.co.id

Jakarta, Jelasberita.com | Kepolisian menduga kematian Wayan Mirna Salihin setelah meminum es kopi Vietnam di Cafe Olivier menemukan kejanggalan. Polisi menemukan adanya zat sianida yang berbahaya yang terkandung dalam larutan es kopi Vietnam yang diminum oleh Mirna.

Mengingat zat tersebut sangatlah berbahaya dan tidak ada hubungannya dengan bahan pangan, jadi sangat kecil kemungkinan Cafe Olivier menggunakan zat berbahaya tersebut. Hal inilah yang kemudian  menimbulkan kecurigaan bagi pihak Kepolisian dan mengembangkan kasus lebih dalam lagi.




Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Musyafak mengatakan, jika benar ada kandungan sianida di tubuh Mirna, dan besar kemungkinan ada orang yang secara sengaja menaruhnya untuk tujuan membahayakan nyawa Mirna.

“Itu kan zat bahaya, zat asam kuat. Jadi kan enggak mungkin ada di restoran. Kalau memang hasil labnya memang betul ada kandungan sianida dalam tubuh Mirna, ya pasti ditaruh. Kalau memang betul ada ya,” kata dia di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/1/2016).

Musyafak juga menerangkan, sianida tersebut bisa berupa cairan maupun padat. Namun, melihat ditemukannya kandungan sianida berbahaya dalam tubuh Mirna, jadi dapat dipastikan bahwa zat yang menghilangkan nyawa Mirna tersebut berupa cairan.

Dia juga meragukan jika ada spekulasi yang menyatakan Mirna mengalami sakit sebelum pergi ke kafe tersebut. karena menurutnya, jikapun ia mengalami sakit, tentu ia tidak akan pergi bersama kedua teman nya, Hani dan Jessica ke kafe tersebut.




“Sianida cairan, padat ada. Tapi kalau mungkin ada zat tersebut, ya berupa cairan. Saya hanya menyampaikan bahwa terjadi kematian dan kemudian sifatnya mendadak. Yang saya kira kalau diawali sakit terlebih dahulu, barangkali tidak bisa nemuin temennya di kafe itu,” ujar Musyafak.

Sebelumnya keluarga dan kerabat korban juga telah meyakini, kematian Mirna berhubungan dengan obat pelangsing yang dia konsumsi menimbulkan efek yang mematikan ketika digabung dengan es kopi vietnam yang dia minum. Namun setelah polisi mendalami obat pelangsing yang dikonsumsi Mirna, polisi menemukan sangat kecil kemungkinan seseorang dapat meninggal akibat mengonsumsi obat diet tersebut.

“Kalau pun diminum dan riwayat sering minum, kok saat itu bisa menyebabkan kematian? Itu kemungkinan kecil,” lanjut Musyafak.

Musyafak juga mengatakan bhawa zat sianida memang sangat berbahaya bagi kesehatan, karena dapat membunuh dalam hitungan singkat. Umumnya, orang yang keracunan sianida mengalami disfungsi seluruh sel tubuhnya, karena sifat sianida larut dengan cepat dan menghalangi peredaran oksigen dalam darah.

“Efek sianida cukup cepat. Karena kalau terminum atau termakan itu segera langsung terjadi difusi (pelarutan) dengan cepat. Itu sifat sianida,” jelas dia.

Hasil autopsi jenazah Wayan Mirna Salihin mengungkap ada luka di lambungnya. Luka itu diduga karena zat asam yang kuat dan bersifat korosif, sebab saat meninggal ia mengeluarkan busa dari mulutnya dan lambungnya juga terluka.

Dalam banyak kasus, racun yang dapat melukai lambung adalah sianida. Fakta lain, penyelidikan mengungkap, Mirna tidak memesan kopi yang diteguknya. Namun temannya yang datang lebih dulu yang memesannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.