Kasus Kematian Mirna Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Cari Motif dan Tersangka

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




3dacb403-f209-4169-990a-b1df31a840ea_169




Foto Mirna (facebook), ilustrasi (detikcom)

Jakarta, Jelasberita.com| Kasus meninggalnya Wayan Mirna (27), akhirnya naik ke tingkat penyidikan. Polda Metro Jaya selaku penyidik yang menangani kasus ini, kini mencari motif pidana dan tersangka dalam kasus tersebut.

Setelah hasil autopsi dan ditemukannya luka akibat zat korosif di lambung Mirna, kematian Mirna seolah menjadi tidak wajar. Hal itu kemudian diperkuat oleh adanya dugaan ditemukannya racun sianida di dalam kopi yang Mirna minum.

Setelah itu, polisi pun mulai melakukan investigasi kepada beberapa rekan korban. Termasuk pemesan kopi yang bernama Jessica, yang juga ikut duduk bersama Mirna saat kejadian. Penyidik mulai menggeledah rumah Jessica dan mengamankan beberapa barang.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menegaskan, bahwa status Jessica masih sebagai saksi. Dia juga menambahkan, alasan penggeledahan tersebut karena yang bersangkutan ada di TKP dan yang memesan kopi, membayarnya dan menunggu korban.




Selain itu, ada sejumlah barang bukti yang diamakan dari lokasi penggeledahan, namun Krishna menolak memberikan rincian apa saja barang bukti tersebut.

“Ada beberapa dilakukan penyitaan, pemeriksaan, itu biasa,” ujarnya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/1).

Namun begitu pun, penyidik belum memastikan bahwa tewasnya Mirna karena pembunuhan. Polisi masih menyelidiki apakah Mirna meninggal karena adanya unsur pembunuhan atau unsur kecelakaan.

“Kami masih selidiki apakah pembunuhan atau kecelakaan. Kalau pembunuhan, pasti ada motifnya,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/1) seperti yang dilansir dari detikcom.

Tentang dugaan adanya zat sianida, Anton mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan. Namun Anton mengungkapkan bahwa luka yang ada di lambung Mirna bukanlah luka lama, tapi luka baru.

Namun hari ini, kasus ini telah naik ke tahap penyidikan. Penyidik Metro Jaya kini sedang mencari motif dan tersangka.

“Ini sudah penyidikan. Intinya ada dua, buat terang pidana apakah kelalaian atau apa. kedua mencari tersangkanya. Jadi kami belum bisa sampaikan ke publik,” ujar Krishna Murni, Selasa (12/1).

Menurutnya lagi, pihaknya sudah memeriksa CCTV dan sejauh ini, mereka sudah memeriksa sejumlah saksi mata. Beberapa rekontruksi pun telah dilakukan, dan semua saksi bisa bekerjasama dan kooperatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published.