Tragis! Kepala Bayi Ini Putus Saat Ditarik Ketika Persalinan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi bayi
ilustrasi bayi

Asahan, Jelasberita.com| Peristiwa Menyedihkan sekaligus mengerikan terjadi saat seorang Ibu bernama Farida Hanum tengah melakukan persalinan di Desa Aek Tarum, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan Pada Minggu (10/1)malam. Pasalnya saat sedang melakukan persalinan tersebut, Kepala bayi yang hendak ditarik keluar dari rahim tersebut terputus dan badannya tertinggal di dalam rahim sang ibu.

 




Ibu Farida tersebut melakukan persalinan dengan dibantu oleh seorang Bidang berinisial DS. Entah bagaimana, Bayi yang hendak ditarik oleh bidan tersebut meninggal secara mengenaskan akibat kepala yang terputus, hingga kemudian sang ibu tersebut terpaksa harus dibawa ke RSU Abdul Manan Simatupang guna mengeluarkan tubuh bayi tersebut yang tertinggal di dalam rahimnya.

 

Menurut pengakuan dari salah seorang anggota Keluarga bernama Amiruddin, dirinya mengetahui kejadian tersebut lantaran saat ketika hendak mencuci pakaian bekas persalinan, dia menemukan sebuah kepala bayi didalamnya.

 




Seperti diberitakan oleh Pojoksatu pada Senin (11/1), Amiruddin mengaku bahwa sebelum menemukan potongan kepala tersebut, dirinya dan anggota keluarga yang lain belum mengetahui bahwa bayi tersebut sudah meninggal. “awalnya kami tidak diberitahu akan hal itu, malah kami disuruh menunggu oleh bidannya karena masih dalam proses.” Ujar Amiruddin.

 

Setelah mengetahui kejadian tragis tersebut, pihak keluarga pun akhirnya memberitahu para warga yang akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian. Polres Asahan yang menerima laporan pun dengan segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa 4 orang saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

Kapolres Asahan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih memeriksa para saksi dan tengah mengumpulkan keterangan dari keempat saksi. Para saksi tersebu adalah bidan yang melakukan proses persalinan berinisial DS, kemudian B yang merupakan suami dari korban, serta dua orang berinisial RS dan M yang merupakan tetangga korban.

 

Selain itu, Tatan juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), guna untuk mengetahui lebih lanjut mengenai standar prosedural dalam melakukan persalinan. “kita sudah menghubungi IDI, untuk mengetahui lebih lanjut apakah proses persalinan yang dilakukan terhadap ibu Farida sesuai prosedur atau tidak, karena memang mereka yang lebih kompeten.” Terang Tatan.

 

Saat ini, Farida Hanum tengah dirawat di RSU Abdul Manan untuk menjalani perawatan lebih lanjut, dan pihak kepolisian pun tengah menunggu hasil visum dari bayi yang meninggal tersebut untuk dijadikan bukti.

Leave a Reply

Your email address will not be published.