Seorang Dokter di Rusia Tewaskan Pasien Setelah Meninjunya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





160110054155_russia_doctor_punch_patient_640x360_rossiya24_nocredit
Dokter tewaskan seorang pasien setelah memukulnya. (Daily Mirror)

Belgorod, JelasBerita.com| Seorang pasien di salah satu rumah sakit Rusia, tewas setelah ditinju oleh salah satu dokter. Sebuah rekaman video CCTV yang beredar, menunjukkan bahwa dokter tersebut menghantam bagian kepala pasien hingga terjungkang ke lantai dan tidak bangun lagi.

Peristiwa itu terjadi di kota Belgorod, Rusia pada 29 Desember lalu. Sebelumnya, pasien tersebut bertindak agresif pada seorang perawat hingga dokter tersebut melayangkan satu pukulan ke arahnya. Pasien tersebut pingsan dan kemudian meninggal.




Tindakan pemukulan dokter tersebut terekam dan videonya telah ditayangkan di sejumlah stasiun tv di Rusia. Tak hanya itu, video tersebut juga menjadi viral di Youtube.

Pasien teridentifikasi bernama Yevgeniy Bakhtin (56) dan dokter tersebut diketahui bernama Ilya Zeledinov.
Penyidik mengatakan kepada tv Rusia, kasus tersebut diduga merupakan “pembunuhan yang tidak disengaja”, tetapi proses kriminal kasus tersebut tetap dilakukan.

Ada pun penyebab kematian dari pasien tersebut adalah trauma pada tengkorak dan otak akibat pukulan keras di bagian belakang kepala karena benturan keras.

Penyidik mengatakan, dokter petinju bisa dikenai hukuman dua tahun karena diduga menyebabkan kematian pada pasien akibat kelalaian.




Dia telah dipecat dari pekerjaannya, tapi tetap dibebaskan setelah menandatangani pernyataan bahwa ia tidak akan melarikan diri selama penyelidikan.

Yelena Kozyreva dari komite penyelidik lokal mengatakan mereka percaya ada unsur dendam dalam aksi dokter itu.
Menteri Kesehatan Veronika Skvortsova telah memerintahkan badan pengawas kesehatan negara untuk melaksanakan pemeriksaan atas insiden itu, televisi pemerintah melaporkan, Sabtu.

Pengobatan medis di Rusia diyakini telah lama menerapkan kebiasaan “rahasia”, sehingga pasien tidak memiliki pilihan kompensasi terhadap kesalahan medis.

Tahun lalu dua orang Rusia terpaksa membawa senjata ke rumah sakit dan menembak mati dokter karena kesalahan yang dirasakan dalam pengobatan mereka. Kedua pasien bunuh diri di tempat kejadian.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.