Mau Indonesia Maju? Majukan Tenaga Pendidiknya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Pendidik IndonesiaBy: Yoseph Kaburuan, MBA

Dunia pendidikan merupakan dunia yang sangat menyenangkan bagi saya, dimana saya sudah mulai menjadi tenaga pengajar di usia 20 tahun dan sejak saat itu saya cukup menikmati dunia pendidikan. Karena selain menyenangkan juga saya dapat membantu orang lain untuk lebih maju dan berhasil di bidang yang mereka mau.




Kembali ke judul topic yang saya buat, dimana jika kita menginginkan bansa Indonesia maju, maka penting sekali kita merubah pola pikir tenaga pendidik yang ada di dalam nya, karena seperti hukum bisnis ada ininput dan output maka dalam hampir semua aspek kehidupan kita juga ada input dan output terutama di bidang pendidikan. Jika guru atau dosen yang menjadi pendidik tidak memiliki karakter yang baik, maka siswa atau mahasiswanya juga akan lebih buruk karakternya. Tenaga pendidik memiliki peran yang paling depan dalam memberika role model bagi yang dididiknya.

Kita tentu tahu bahwa banyak kampus atau universitas yang menjual ijasah, seperti yang terjadi tahun lalu di Universitas Sumatera yang sudah terang-terangan menjual ijasah kepada masyarakat, cukup dengan biaya 10juta rupiah, maka pembeli sudah mendapatkan gelar S.E., S.Pd., S.H., dan gelar M<aster atau S2 cukup menambah 5juta dari biaya S1, sungguh biaya yang sangat terjangkau. Jika orang-orang tersebut masuk ke dunia pendidikan dengan gampang, maka bias di pastikan bahwa pendidikan kita akan hancur berantakan.

Selain gelar yang diperjual belikan, penting bagi tenaga pendidik untuk terus mengupgrade diri karena kita tentu tidak mau ketinggalan jaman dan jika ditanya siswa tidak mengetahui apa-apa. Jaman sekarang teknologi semakin canggih, dima gadget dan internet semakin gampang diakses, serta untuk mendapatkan informasi di internet sangatlah gampang.

Berdeda dengan jaman 10 tahun lalu dimana kita kuliah mau akses internet di kelas juga susah. Sekarang jika siswa di tanya tentang pelajaran, mereka kemudian bias googling atau mencarinya di internet, semua informasi tersedia. Maka demikian gampang jugalah para tenaga pendidik dapat mengembangkan kompetensinya agar pendidikan semakin kreatif dan tidak membosankan.




Ikuti banyak training dan seminar di market, karena dengan selalu menambah wawasan maka kita dapat membagikannya kembali dengan para siswa yang kita ajarkan. Perubahan cepat terjadi dan akan semakin cepat, jika kita masih memakai data lama, maka output yang kita hasilkan juga tidak maksimal. Ini hal lain dari input yang penting bagi tenaga pengajar berikan.

Lakukan penelitian atau trial error membuat tenaga pendidik semakin ahli di bidangnya, karena dengan penelitian mampu meningkatkan pengetahuan serta tingkat kepercayaan diri karena sudah melakukan apa yang akan di ajarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.