Kopi Mirna Diduga Mengandung Racun Sianida

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




1




ilutrasi racun sianida/istimewa.

Jakarta, JelasBerita.com| Kasus kematian seorang wanita setelah meminum kopi, masih menjadi tanda tanya. Belakangan berdasarkan hasil autopsi sementara, ditemukan adanya luka di lambung korban yang diduga akibat kandungan zat sianida di dalam es kopi yang diminum korban.

“Itu sedikit saja bisa bikin orang mati,” kata Kadir Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi saat dikonfirmasi Senin (11/1).
Sianida sendiri merupakan salah satu racun yang paling mematikan di dunia. Sianida bahkan disebut sebagai racun pembunuh nomor satu dunia.

Menurut penjelasan dari website resmi BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), zat sianida berbentuk padatan kristal kubus atau serbuk, granul, serpihan yang dapat menyerap uap air sehingga menjadi cairan, tidak berwarna hingga putih dan berbau seperti almond. Jika kering tidak berbau, tetapi jika menyerap air berbau sianida.

Racun ini biasanya digunakan oleh petani untuk membasmi hama dalam kadar rendah. Penggunaannya juga harus sangat hati-hati mengingat betapa bahaya zat tersebut. Dalam dosis yang besar, sianida dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran secara mendada, seringkali diikuti kejang dan kematian. Jika terkonsumsi, zat ini bisa membunuh hanya dalam waktu 1-15 menit saja.




Hasil dari pemeriksaan laboratorium forensik Mabes Polsi, menyatakan bahwa 1 dari 6 sampel kopi yang diperiksa, mengandung zat yang diduga racun sianida tersebut.

Autopsi dilakukan polisi pada Sabtu 9 Januari 2016 di RS Pusat Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Autopsi dilakukan setelah Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak dan Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Khrisna Murti mendapat persetujuan ‎pihak keluarga untuk membantu penyelidikan polisi.
Dari hasil autopsi, ditemukan adanya pendarahan di dalam lambung Mirna. Penyebabnya adalah zat yang sifatnya korosit atau asam pekat ‎yang dapat merusak jaringan lambung.

Kemungkinan adanya zat sianida di dalam tubuh korban juga dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi yang menyebutkan, korban mengeluarkan busa pada mulutnya.

“Ciri khas sianida seperti itu, menyebabkan korosit dan mengeluarkan busa di mulut,” kata Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak.

Sampai berita ini diturunkan, jenazah Mirna sudah dimakamkan pada hari Minggu pagi (10/1) di TPU Gunung Gadung, Bogor, Jawa Barat.

One Response to "Kopi Mirna Diduga Mengandung Racun Sianida"

  1. Galih Tri   13 Januari 2016 at 10:01

    infoini menarik mas, skrng wawasan ane nambah,
    setelah selesai membaca artikel anda.

    Balas

Leave a Reply

Your email address will not be published.