Pekerja Sawit Nekat Mencuri Lantaran Gaji Tidak Dibayar Setahun

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





981ef837-5fcb-44c9-9d2c-7d3f9bcc2a3c_43
tersangka pencurian mengenakan baju tahanan. (detikcom)

Jakarta, JelasBerita.com| Seorang pekerja sawit nekat mencuri lantaran gaji tidak dibayar setahun, Tulus (38) harus berurusan dengan aparat Polres Tulangbawang, lampung, karena mencuri di rumah juragan sawit. Ia mengaku gajinya tidak dibayar selama setahun, karena itu dia nekat mencuri di rumah bosnya.

“Dari pengakuan tersangka, ia mengaku mencuri di rumah bosnya karena gajinya selama satu tahun tidak dibayar, tetapi menurut korban, gajinya selalu dibayar tiap bulan,” kata Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Effendi seperti yang diberitakan di detikcom, Jumat (8/1).




Tersangka melakukan pencurian tersebut di rumah korban di Wonorejo, Penawari, Tulangbawang, Lampung pada Sabtu (2/1). Menurut pengakuannya, tersangka melakukan pencurian saat rumah ditinggalkan pemiliknya.

Effendi menjelaskan, saat itu korban bersama istri dan anaknya sedang pergi dari rumah untuk bermain ke kolam renang di Gunung Tiga, Kecamatan Penawar Tama, Tulangbawang.

Sekitar pukul 16.15 WIB, korban beserta anak dan istrinya kembali ke rumah. Setibanya di rumah, istri korban mendapati pintu masuk dari dapur rumah sudah dirusak.

“Saat itu juga korban langsung melihat uang untuk pembayaran buah kepala sawit milik warga yang disimpan korban di dalam kamar di bawah kolong meja dekat tempat tidur sudah lenyap,” tambah Effendi.




Pelaku tidak meninggalkan apa pun selain jejak kakinya di rumah korban di dinding dekat pintu kamar. Melihat itu, korban kemudian melapor ke pihak kepolisian.

Pelaku kemudian tertangkap di Kecamatan Penawaraji, Tulangbawang pada tanggal 6 Januari. Pelaku dapat teridentifikasi karena sebelumnya korban mengaku melihat pelaku memotong-motong kayu di depan rumah korban sambil memperhatikan korban yang kala itu masih di rumah.

Effendi juga menambahkan, pada saat petugas akan melakukan sidik jari tangan pelaku, pelaku menghilang. Hal itu menyebabkan bertambahnya kecurigaan pihak kepolisian pada pelaku, sehingga kepolisian langsung mencari pelaku.

Dari pelaku polisi berhasil menyita sisa uang hasil kejahatan sebesar Rp 24, 6 juta. Berikut dengan sebuah linggis digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya membobol rumah korban yang memang telah direncanakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.