Indonesia, Negara Dengan Durasi Belajar Matematika Terlama Didunia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi: belajar matematika (kubbis10.blogspot)
ilustrasi: belajar matematika (kubbis10.blogspot)

Jakarta, Jelasberita.com| Indonesia menjadi negara dengan durasi terlama dalam belajar matematika, yakni 90 menit, bila dibanding dengan negara lain seperti Singapura, Finlandia, ataupun Amerika latin yang hanya berdurasi sekitar 45 menit. Dan sayangnya, durasi yang lama tersebut tidak serta merta membuat anak Indonesia unggul di bidang matematika dari negara lain.

 




Seperti disampaikan oleh Ketua Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Supriyanto saat di temui di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (7/1), yang sangat menyayangkan dengan lamanya

 

Menurutnya, pemerintah harus lebih memperhatikan tentang jangka waktu pemberian materi pembelajaran dan dengan hasil dari pemahaman siswa. karena nilai matematika rata-rata anak Indonesia tidak sebanding dengan nilai pelajar dari berbagai negara lain, hal ini terlihat dalam penilaian Programme for International Student Assessment (PISA). Dilansir dari laman Tempo.

 




Kemudian Supriyanto juga mengungkapkan bahwa, durasi pembelajaran matematika dalam kurikulum 2013 menjadi hal yang luput dari perhatian pemerintah.

 

“saat ini pemerintah memang sedang melakukan perbaikan serta revisi terhadap silabus kurikulum 2013, yang nantinya akan dipakai untuk sekitar 25 persen sekolah di Indonesia. Namun, sayangnya pemerintah tidak melakukan revisi pada durasi belajar matematika.” Terang Supriyanto.

 

Sementara itu, Doni Koesoema selaku pendiri Pendidikan Karakter Education Consulting turut mengatakan hal senada dengan Supriyanto. Bahkan Doni mengatakan bahwa keseluruhan mata pelajaran yang ada di Kurikulum 2013, durasinya sangat menghabiskan waktu para murid.

 

“untuk kurikulum 2013, para murid selesai sekolah sekitar pukul 3 sore, dan mungkin saja bisa sampai dirumah sekitar pukul 5 sore. Itu belum lagi kegiatan tambahan seperti les dan lain lain, bisa-bisa sampai malam pulangnya.” Ucap Doni.

 

Doni menyarankan agar sebaiknya siswa-siswi selesai menerima pembelajaran di sekolah sekitar pukul 13.00 WIB, sehingga para siswa memiliki waktu lebih untuk bersosialisasi dengan lingkungan dan belajar mandiri dengan berbagai hal.

 

Untuk masalah durasi per mata pelajaran, Doni sendiri mengaku belum memiliki usulan untuk melakukan revisi terkait durasi mata pelajaran yang sudah ada. Namun, Doni berharap agar pemerintah nantinya akan melakukan pengembangan diversifikasi Kurikulum, yang membuat jam belajar siswa menjadi lebih dinamis.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.