Dua Ibu Rumah Tangga Diamankan Petugas, Lantaran Sebagai Operator Judi Bola Online

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi judi bola online
ilustrasi judi bola online

Medan, Jelasberita.com| Dua ibu rumah tangga (IRT) berinisial AM, 23 tahun, serta HJ, 34 tahun. terpaksa diamankan oleh pihak kepolisian Kota Medan, lantaran diduga sebagai operatior perjudian bola online jaringan tingkat internasional pada Rabu 6 Januari 2016 lalu, di Jalan Pendidikan, Medan Barat.

 




Seperti dikutip dari laman Republika Online, Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono saat ditemui di Mapolresta Medan mengatakan bahwa dalam operasi tersebut, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah laptop, satu CPU, satu Keyboard, dua monitor, dan beberapa buah handphone, satu blok notes, satu buah kalkulator, satu kartu atm, tiga rekening bank, serta lima token dari tiga bank yang berbeda-beda.

 

Kompol Aldi juga mengungkapkan bahwa judi bola secara online ini dilakukan oleh sebuah situs. Dan dalam situs tersebut, para pengguna bisa melakukan komunikasi dengan para operator melalui chatting. Setelah mendapatkan keuntungan dari situs tersebut, para pelaku menggunakan token beserta buku rekening untuk mentransfer sejumlah uang kepada seorang bandar, yang berada di negara Kamboja.

 




Aldi mengatakan bahwa bila ingin bergabung, para calon pemain ini harus mendaftar terlebih dahulu di situs tersebut, setelah berhasil melakukan pendaftaran, maka calon pemain akan disuruh mengirim sejumlah uang, yang nantinya akan digunakan sebagai modal, barulah operator memberikan password untuk bermain.

 

“sebelum main, biasanya mereka (calon pemain) disuruh transfer sejumlah uang, untuk dijadikan modal melalui situs tersebut.” Tutur Aldi

 

nantinya, dalam situs tersebut pemain dapat memilih klub bola yang dijagokan dan dapat memasang taruhan yang beragam. Aldi mengatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, praktek judi bola online ini sudah berjalan selama setahun, dan menghasilkan omset sebesar 500 juta per bulannya. Dan bagi operator sendiri, akan diberikan upah masing-masing Rp.3 juta per bulannya.

 

Hingga saat ini, kedua Ibu rumah tangga tersebut sudah diamankan petugas dan terancam pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan maksimal kurungan 5 tahun penjara. Dan pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus praktek judi online ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.