Blackberry Kembali Bangkit, Dengan Merilis Smartphone Android Pertamanya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Blackberry Priv (oketekno.com)
foto: Blackberry Priv (oketekno.com)

Las Vegas, Jelasberita.com| Perusahaan smartphone asal Ontario, Kanada Blackberry, dipastikan akan mengeluarkan Ponsel pertamannya yang berbasis Android di tahun 2016 ini. Blackberry sendiri akan merencanakan beberapa produk smartphone berbasi Androidnya untuk di lepas ke pasaran di tahun 2016 ini.

 




Hal ini sebagaimana disampaikan oleh CEO BlackBerry John Chen di pameran CES, yang berlangsung di Las Vegas, Pada Rabu (6/1) seperti dikutip dari Tempo.

 

Chen mengatakan bahwa nantinya ponsel-ponsel baru ini akan berjalan dengan menggunakan perangkat lunak dari mobile Google.

 




Sebelumnya, sudah ramai diberitakan bahwa T-Mobile, Sprint, dan Verizon Wireless akan memasarkan Smartphone Blackberry Priv, sebutan untuk ponsel pertama dari Blackbery yang menjalankan Android, setelah melakukan kesepakatan eksklusif dengan AT&T selama 60 hari.

 

Untuk seterusnya, di tahun 2016 perusahaan Blackberry tidak akan lagi memanjakan para pengguna setianya dengan perangkat lunak Blackberry 10, tentu hal ini akan membuat para pengguna setia Blackberry menjadi kecewa. Namun Disamping itu, Blackberry justru menawarkan pilihan baru dengan Androidnya untuk menyaingi para vendor Smartphone yang sudah lama bermain dengan ponsel berbasis android miliknya, Seperti Samsung, dan lain lain.

 

Untuk masalah tanggal rilis dan spesifikasi dari Blackbery Priv tersebut, Chen enggan untuk berkomentar. Namun, dirinya mengatakan untuk saat ini penjualan dari Priv cukup baik, dan dirinya Optimis akan hal itu.

 

Untuk harga, Perusahaan Blackberry mematok harga Priv sekitar US$ 699 atau setara dengan Rp. 9,7 Juta di 31 negara untuk beberapa waktu berikutnya. Lebih lanjut Chen mengatakan bahwa nantinya akan ada kemungkinan penurunan harga dari waktu ke waktu.

 

Chen juga mengatakan bahwa dirinya menginginkan Priv sebagai pelopor kebangkitan serta kelangsungan hidup dari perusahaannya. Blackberry sendiri sudah memastikan bahwa 2016 menjadi tahun penentu untuk bisnis Smartphonenya. Jika Blackberry terus mengalami kerugian, maka Chen akan meninggalkannya. Namun, Sekali lagi Chen yakin dengan profit yang bisa didapat dari penjualan di tahun ini.

 

Di lain sisi, Bagi anda penggemar setia Blackberry 10, Chen juga mengatakan bahwa di tahun 2016 ini Blackberry akan fokus untuk mendapatkan Sertifikasi Keamana nasional bagi Blackberry 10. Sehingga akan mempermudah penggunaan untuk berbagai proyek pemerintah dan beberapa perusahaan tertentu.

 

“Blackberry tetap akan menawarkan berbagai Produk Classic, namun tidak untuk berinvestasi di Hardware barunya.” Terang Chen.

Leave a Reply

Your email address will not be published.