Ahmad Lubis: Retno Menang Di Pengadilan, Ahok Terancam Dipenjara

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





dokumentasi: Ahok dan Retno (pejabatpublik.com)
dokumentasi: Ahok dan Retno (pejabatpublik.com)

Jakarta, Jelasberita.com| “sebentar lagi Ahok akan menjalani sidang pencemaran nama baik, dan akan terancam masuk  sel tahanan.” Begitulah ungkapan yang dikatakan aktivis politik Ahmad Lubis kepada wartawan pada Kamis (7/1). Hal ini terkait dengan kalah nya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di pengadilan ketika menghadapi mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Jakarta, Retno Listyarti. “Ahok sudah salah pecat orang.” Tambahnya.

 




Menurutnya, kalahnya Ahok di pengadilan tersebut seharusnya dapat dijadikan pelajaran untuk dirinya selalu berhati-hati dalam berbicara dan memberikan kebijakan.

 

Ahmad juga mengatakan bahwa persidangan ini juga dapat dijadikan bukti bahwa penegakan hukum di Indonesia masih baik. “sebelumnya media-media besar selalu memberikan opini yang baik mengenai Ahok. Seperti ini misalnya, kekalahan Ahok di persidangan tak diberitakan oleh media-media besar. Semuanya sudah ‘bergabung’ dengan Ahok.” Ungkapnya. Seperti diberitakan Intelijen.com

 




Ahmad memandang bahwa sejauh ini, masyarakat Jakarta sudah mulai muak dengan cara pimpin Ahok. Dan sekarang, Ahok malah jatuh dan diserang oleh beberapa wanita. “bisa kita lihat sekarang, bahwa Ahok tengah berurusan dengan ibu Kepala Sekolah, kemudian ibu rumah tangga, dan lama-lama Ahok masuk penjara.” Ujar Ahmad.

 

Sementara itu di lain pihak, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengembalikan Retno Listyarti menjadi Kepala Sekolah. Meskipun Pengatidan Tata Usaha Negara (PTUN) memutuskan untuk memenangkan gugatan Retno.

 

Ahok berpendapat bahwa penentuan status Pegawai Negeri Sipil adalah hak dan kewenangan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tanpa ada intervensi dari pengadilan.

 

“yang berhak menentukan posisi dan jabatan dari Pegawai Negeri Sipil itu adalah Pemprov, tidak bisa di ganggu gugat oleh pihak lain, lagian Kepala Sekolah itu beda dengan Kepala Dinas.” Tegas Ahok.
Sebelumnya, Retno Listyarti memenangkan persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, terkait surat keputusan (SK) Dinas Pendidikan DKI, mengenai pencopotan dirinya sebagai Kepala Sekolah SMAN 3 Jakarta. Ketua majelis hakim PTUN Tri Cahya Indra Perman telah mengabulkan seluruh gugatan Retno, dan menolak pembelaan yang dilakukan oleh Kuasa hukum Dinas Pendidikan pada Kamis (7/1)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.