Seorang Kakek Meninggal, Setelah 3 Hari Terkulai Lemas DI Dalam Becak nya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: Merdeka.com




foto: Merdeka.com

Tangerang, Jelasberita.com| Sungguh malang nasib yang menimpa seorang kakek pendayung becak yang masih belum diketahui identitasnya. Pasalnya, dirinya ditemukan sedang dalam keadaan meringkuk didalam becaknya, lantaran diduga mengalami sakit keras pada Selasa (5/1) hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, ketika hendak diberikan pertolongan.

 

Awal nya kakek tersebut terlihat berada di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kota Tangerang, tengah meringkuk didalam becaknya. Diketahui korban sudah 3 hari meringkuk lemas didalam becaknya tersebut karena diduga tidak memiliki biaya untuk berobat lantaran sakit keras yang dideritanya.

 




Dikutip dari Merdeka.com, Salah Seorang Saksi mata bernama Deri mengatakan bahwa memang, beberapa hari terakhir kakek tersebut hanya tiduran saja didalam becaknya dan tidak pergi kemana-mana.

 

“beberapa hari terakhir saya lihat dia Cuma tiduran di dalam becaknya saja, terkulai lemas.” Ucap Deri.

 

Menurut Deri, sang kakek tersebut sehari-hari memang kerap mangkal di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya. namun dari pantauan di lokasi, warga yang berada di sekitar jalan tersebut, tidak ada yang mengetahui berapa usia kakek tersebut, maupun identitasnya.

 

“dia sering mangkal disitu, tapi pada gak kenal sama dia.” Tutur Deri.

 

Setelah beberapa hari terkulai lemas didalam becaknya, keadaan korban akhirnya dilaporkan oleh salah seorang Anggota Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas), Yahya Suhada, kepada pihak polsek Tangerang, yang kemudian langsung memberikan pertolongan pada Selasa (5/1), Pukul 10.15 WIB.

 

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Triyani mengatakan bahwa pada pihaknya mendapat informasi mengenai kakek tersebut yang tengah sakit dan tidak bisa kemana-mana.

 

“waktu itu Kapolsek sedang rapat, sehingga dia memerintahkan anggota reskrim beserta SPKT yang dipimpin Kanit Patroli Ipda Suradi, untuk segera meninjau lokasi dan memperikan pertolongan.”

 

Namun sayang, saat diberikan pertolongan oleh pihak kepolisian, korban menghembuskan nafas terakhir ketika menuju RSU Kabupaten Tangerang. Dan untuk saat ini, Jenazah korban masih berada di kamar mayat. Triyani berharap melalui pemberitaan seperti ini, semoga ada kerabat atau keluarga korban yang mengenali, karena sebelumnya almarhum tidak memiliki identitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.