Ratusan Pecandu Narkoba Di SUMUT Rela Menyerahkan diri, Terkait Kampanye BNN

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi: para pecandu narkoba (mediaindonesia)
ilustrasi: para pecandu narkoba (mediaindonesia)

Medan, Jelasberita.com| Beberapa waktu lalu, Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan kampanye yang bertujuan untuk mengajak para pecandu dan pemakai narkoba untuk rela menyerahkan dirinya. Sejauh ini, Kampanye tersebut dapat dikatakan berhasil, karena untuk Sumatera Utara sendiri para pecandu dan pengguna narkoba yang secara suka rela menyerahkan diri nya ke kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara terbilang cukup banyak. Setidaknya ada ratusan orang yang telah dilaporkan menyerahkan diri untuk dilakukan pembinaan.

 




Ajun Komisaris S Sinuhaji, selaku Humas BNNP Sumatera Utara mengatakan bahwa para pecandu dan pengguna narkoba tersebut nantinya akan dikirim ke berbagai tempat rehab di Sumatera Utara, seperti salah satunya adalah tempat rehabilitasi yang berada di daerah Sibolangit.

 

“para pecandu yang menyerahkan diri tersebut, nanti akan di kirim ke berbagai panti rehabilitasi untuk dilakukan pembinaan, seperti misalnya pusat rehabilitasi narkoba di Sibolangit.” Ucapnya.

 




Beliau juga mengatakan bahwa untuk masa rehabilitasi sendiri, biasnya akan memakan waktu sesuai dengan tingkat kecanduan dari orang tersebut. Dan paling lama sekitar enam bulan untuk menjalani assessment.

 

“kita harus pastikan dan cocokkan dulu masa rehab pecandu tersebut dengan kadar kecanduannya.” Ungkap Sinuhaji pada Selasa (5/1) siang, Seperti diberitakan Tribunnews.

 

Sinuhaji juga menambahkan bahwa, proses assessment itu sendiri tidak akan memakan waktu sampai bertahun-tahun. karena begitu awal mula seorang pecandu memasuki panti rehabilitasi, maka para pengawas akan langsung memberikan serta memberlakukan metode pemulihan ketergantungan tersebut secara rutin dan teratur.

 

Setelah melewati masa rehabilitasi selama kurang lebih enam bulan, maka para pecandu tersebut sudah dapat dipulangkan kepada keluarga dan kerabat masing-masing, dan setelahnya akan dilakukan pengawasan lanjutan. “seusai menjalani assessment selama 6 bulan, para pecandu tersebut sudah bisa dikembalikan kepada keluarganya, namun tentu saja tetap dibawah pengawasan lanjutan dari pihak panti rehabilitasi.” Tegas Sinuhaji.

 

“jika nantinya setelah dikeluarkan oleh pihak panti rehabilitasi, dan pasien tersebut kembali mengulah, maka dari pihak panti rehab akan kembali melakukan penjemputan.” Pungkas Sinuhaji.

Leave a Reply

Your email address will not be published.