Gara-Gara Tagih Hutang, Seorang Wanita Ditikam Dengan Lidi Tusuk Sate

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi pembacokan
ilustrasi penikaman

Medan, Jelasberita.com| Yayuk Misnawaty (31), warga Jalan Amal Luhur, Gang Semar, Kelurahan Dwi Kora, Kecamatan Medan Helvetia, tidak menyangka bahwa dirinya akan mengalami aksi penikaman yang dilakukan oleh Wahyu, lantaran dimintai melunasi hutangnya.

 




Uniknya, Pelaku Wahyu menikam Yayuk dengan menggunakan sebatang lidi tusuk sate di lantai dua Pasar Petisah Medan. Diduga Wahyu tidak merasa senang, akibat ditagih utang minuman botol yang dijual oleh Yayuk. Alhasil Yayuk harus dilakukan ke rumah sakit terdekat, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

 

Dikutip dari laman Waspada Online, Yayuk mengatakan bahwa dirinya hanyalah seorang pekerja di sebuah kantin kecil. Yayuk mengatakan bahwa awal mula kejadian ketika tersangka Wahyu yang juga diketahui berprofesi sebagai tukang pijat ini mendatangi kantin Yayuk dan mengambil sebotol minuman. Saat diminta untuk membayar, tersangka mengatakan akan membayarnya besok, alias utang.

 




Saat ditemui di Polsek Medan Baru usai membuat pengaduan di SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) pada Senin (4/1) , Yayuk menambahkan bahwa setelah mengambil sebotol minuman tersebut, tersangka Wahyu pergi begitu saja. Hingga akhirnya pada Senin lalu, Yayuk kembali bertemu Wahyu dan kembali menanyakan utang minuman tersebut, yang berjumlah Rp.3000, namun tak diduga, saat Yayuk lengah, Wahyu justru menikam Yayuk dengan menggunakan lidi tusuk sate, hingga mengeluarkan darah.

 

“Padahal saya nanya baik-baik sama dia soal utang itu, tapi dia justru malah menikam punggung saya pake tusuk sate.” Ujar Yayuk.

 

Setelah melakukan penikaman tersebut, Pelaku yang panik karna melihat korban kesakitan serta mengeluarkan darah, langsung pergi dan melarikan diri untuk menghindari kerumunan massa. Yayuk pun harus dilarikan kerumah sakit, dan setelahnya langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib.

 

Kapolsek Medan Baru, Kompol Rony Nicolas Sidabutar SH, SIK, MH, melalui Kanit Reskrim AKP Adhi Putranto Utomo SH, mengungkapkan bahwa, saat ini pihak kepolisian tengah mengejar pelaku Wahyu.

 

Usut punya usut, ternyata pelaku Wahyu juga pernah ditahan pihak kepolisian, lantaran membeli rokok dengan menggunakan uang palsu, sebesar Rp.100.000, di sebuah kantin yang tepat berada disamping Mako Polsek Medan Baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published.