Harga Pertamax CS Juga Diturunkan Pada 5 Januari 2016

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




bisnisaceh.com




bisnisaceh.com

Jakarta, Jelasberita.com | Pada 5 Januari 2016 ini, rencananya PT Pertamina Persero akan menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Premium dan Solar. Namun, menurut info, penurunan harga BBM ini tak hanya terjadi pada BBM bersubsidi saja, tapi juga juga terhadap BBM non-subsidi.

Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang menjelaskan, BBM non-subsidi yang bakal turun adalah jenis Pertalite, Pertamax 92, Pertamax Plus 95 dan Pertamina Dex. “Betul akan turun harga pada 5 Januari 2016. Penurunannya sekitar Rp 200 hingga Rp 300 per liter,” kata Ahmad.

Secara rinci, penurunan harga Pertalite mencapai Rp 250 per liter. Jadi yang awalnya harga Pertalite adalah Rp 8.200 per liter turun menjadi Rp 7.950 per liter. Sedangkan Pertamax akan diturunkan sebesar Rp 200 per liter. Semula harga pertamax di level Rp 8.650 per liter turun menjadi harga Rp 8.450 per liter.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan untuk menurunkan harga BBM bersubsidi yang akan ditetapkan pada 5 Januari 2016 mendatang. Hal itu sebagai dampak menurunnya harga minyak dunia terhadap nilai tukar Rupiah.




Harga premium turun menjadi Rp 7.150 per liter dari harga semula Rp 7.300 per liter. Hal ini sesuai dengan keterangan yang diberikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. Ia juga menambahkan, bahwa harga ekonomi Premium semula Rp 6.950. Pemerintah memungut dana untuk ketahanan snergi sekitar Rp 200 untuk Premium. Dengan itu, maka harga Premium menjadi Rp 7.150 per liter.

Menurutnya juga, harga Solar turun menjadi Rp 5.950 per liter. Hal itu mempertimbangkan harga keekonomian sebesar Rp 5.650 per liter dan menambahkan dana pungutan untuk ketahanan energi Rp 300 per liter. Harga baru solar menjadi Rp 5.950 per liter dari harga sebelumnya Rp 6.700 per liter.

Menurut Sudirman Said, harga Solar turun lebih besar mengingat solar sebagian besar dikonsumsi oleh angkutan umum dan industri.

Selain penurunan harga BBM tersebut, Sudirman Said juga menuturkan Pertamina telah melakukan sejumlah langkah efisiensi mengingat BBM yang sebagian juga impor, diantaranya dengan membubarkan Petral.

Leave a Reply

Your email address will not be published.