Buntut Eksekusi Mati Tokoh Syiah, Kedubes Arab Saudi di Iran Diserang

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





fajar.co.id
fajar.co.id

Teheran, Jelasberita.com | Eksekusi mati salah seorang tokoh Syiah, Sheikh Nimr al Nimr (56) yang dilakukan pemerintah Arab Saudi masih berbuntut panjang.

Sebelumnya, Arab Saudi telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran ditengah perselisihan pelaksanaan hukuman mati pada tokoh ulama Syiah akhir pekan lalu terkait atas tuduhan penyerangan terkait terorisme.




Menyusul eksekusi tersebut, pada Sabtu (2/1/2015) kemarin, Kedutaan besar Arab Saudi di Teheran, Iran diserang massa dengan menggunakan bom molotov. Seperti yang dirangkum dari ISNA dan AFP, Minggu (3/1/2015), penyerangan sesaat itu dilakukan sebagai bentuk protes atas eksekusi Arab Saudi terhadap Nimr, ulama Syiah yang cukup dihormati di Iran.

Insiden di Kedubes Arab Saudi ini terjadi hanya beberapa jam setelah pengumuman kematian Nimr. Eksekusi Nimr ini memang memicu kecaman keras terutama di negara yang didominasi Syiah, seperti Iran. Nimr juga dikenal sebagai tokoh utama dalam proses anti pemerintah di Saudi sejak 2011.

Nimr yang juga dikenal sebagai salah satu ahli teologi di Iran itu adalah satu dari 47 orang Syiah dan Sunni yang dieksekusi Arab Saudi pada Sabtu (2/1).

Pemerintah Iran resmi merespons eksekusi Nimr dengan mengatakan bahwa Arab Saudi adalah negara yang mendukung gerakan teroris dan ekstremis, dan menghadapi kritikan dari dalam negeri dengan eksekusi.




“Mereka akan membayar mahal karena menjalankan kebijakan ini,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Hossein Jaber Ansari.

Leave a Reply

Your email address will not be published.