Sebuah Spanduk Bertuliskan Ancaman Terhadap TNI Dan Polri Dipasang Di Tahun Baru

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: jpnn.com




foto: jpnn.com

Samarinda, Jelasberita.com| sebuah teror dan ancaman yang ditujukan kepada TNI dan Polri, terpajang di sebuah kain spanduk yang diletakkan di jembatan penyebrangan orang (JPO) dan di sekitaran Taman Samarendah di Jalan Bhayangkara, Kota Samarinda pada Kamis (31/12).

 

dalam spanduk berwarna putih tersebut, berisikan tulisan yang menyatakan bahwa dua Instansi, yakni TNI dan Polri adalah antek-antek dari Yahudi. Kemudian terdapat tulisan yang mengancam akan melakukan pembalasan kepada kedua Instansi tersebut.

 




Seperti diberitakan oleh JPNN, setelah menurunkan spanduk tersebut, Pihak kepolisian dan aparat TNI langsung merespon pernyataan tersebut, dan segera mencari tahu siapa yang berada dibalik aksi teror ini.

 

Komandan Kodim (Dandim) 0901/SMD, Letkol Inf Sriyono mengatakan bahwa saat ini pihaknya beserta jajaran Polresta Samarinda tengah melakukan rapat koordinasi terkait aksi teror yang dilakukan oleh orang tak dikenal tersebut. “saat ini kami tengah mencari tahu siapa yang memasang dan siapa yang berada dibalik aksi teror dan ancaman tersebut.” Tegas Sriyono.

 

Kodim 0901/SMD, Sriyono, juga mengatakan bahwa saat ini seluruh anggotanya sudah dikerahkan untuk menemukan siapa aktor yang berada di balik aksi ancaman di spanduk tersebut. “ya, saat ini semua anggota sudah kita kerahkan, anggota intelijen juga sudah kami sebar.” Tambahnya.

 

“untuk saat ini, kita belum bisa memastikan apa motif dan tujuan dibalik pemasangan spanduk berisi ancaman tersebut, tapi pastinya ini bertujuan untuk membuat resah masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun.” ungkap Sriyono

 

Hal senada juga disampaikan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Setyobudi Dwi Putro, menurut dirinya, saat ini anggota kepolisian juga sudah dikerahkan untuk menyelidiki siapa dalang sebenarnya dibalik aksi ancaman tersebut. Setyobudi juga menyampaikan akan menindak tegas bagi siapapun yang mengancam dan menyebabkan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat menjadi terganggu.

 

Menurut informasi, hingga siang kemarin, pencarian yang dilakukan kedua belah pihak tersebut belum membuahkan hasil. Nantinya bila sudah ditemukan siapa dalang dibalik ancaman ini, maka akan diserahkan ke Polresta Samarinda untuk ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.