Penembakan Bar di Tel Aviv Israel, Dua Tewas

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




okezone.com




okezone.com

Tel Aviv, Jelasberita.com | Sebuah insiden penembakan terjadi di Tel Aviv, Israel. Kali ini yang menjadi sasaran tambakan adalah sebuah Bar yang terletak di Dizengoff Street. Peristiwa ini terjadi pada hari Jumat, (1/1/2016)pada pukul 15.00 waktu setempat. Dalam peristiwa ini dikabarkan telah menewaskan dua korban dan tujuh lainnya luka-luka.

Melalui Juru bicara Kepolisian Israel, Mickey Rosenfeld mengatakan kepada Al Jazeera pada Jumat (1/1) tersangka penembakan telah berhasil diidentifikasi. Tersangka diketahui bernama Nesha’ at Milhem. Ia merupakan warga Palestina berusia 29 tahun yang tinggal di Arara, Israel.

Milhem yang pernah dipenjara di Israel pada 2006 itu diidentifikasi ketika ayahnya menelepon dan memberitahu polisi setelah melihatnya di televisi. Sepupu Milhem juga tercatat ditembak mati oleh polisi Israel pada 2006, menurut dokumentasi Israel Channel 2.

“Tempat persembunyian pelaku penembakan masih dicari di gedung dan apartemen,” kata Rosenfeld dalam akun Twitternya.




Melalui Menteri Keamanan Publik Israel, Gilad Erdan mengatakan masih belum diketahui motif dibalik penembakan tersebut, namun dia meyakini ini adalah tindakan nasionalis.

Hai itu karen Palestina semakin memprotes pendudukan Israel yang hingga saat ini masih berlangsung. Selain itu juga karena adanya serangan oleh pemukim sayap kanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem Timur, yang merupakan situs tersuci ketiga umat Muslim.

Menurut rekaman CCTV, tersangka melepaskan tembakan dengan senjata otomatis yang membuat pelanggan bar berhamburan menghindar.

Kementerian Otoritas Kesehatan Palestina menyatakan pada Jumat (1/1/2016) tentara Israel atau pemukim selama 2015 telah menewaskan 179 warga Palestina, termasuk demonstran tak bersenjata, pengamat dan dugaan penyerang. Sejak 1 Oktober, penerang Palestina telah menewaskan 23 warga Israel, termasuk tentara dan warga sipil.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.