Jangan Percaya Mitos Ini Ketika Hendak Traveling!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




solo-traveling

Beberapa orang percaya akan adanya mitos yang bisa memicu rasa ragu untuk melakukan sebuah perjalanan atau travelling. Seperti dilansir dari Smartertravel.com pada Minggu (27/12), ini beberapa mitos yang tidak perlu anda percaya saat melakukan perjalanan liburan atau travelling.




1. Jetlag

Penyebab utama terjadinya jatlag adalah kurang tidur. Maka demikian, tidak ada pengaruh sama sekali antara perjalanan, melakukan penerbangan, atau travelling yang membuat anda menjadi jetlag. Maka dari itu, sebelum dan ketika melakukan perjalanan disarankan untuk menjaga kondisi fisik dalam keadaan sehat dan beristirahatlah yang cukup.

2. Tidak aman liburan ke luar negeri

Pada hakikatnya, bahaya atau ancaman tak hanya ada di luar negeri, tetapi juga ada di dekat anda. Jika anda benar-benar mengkhawatirkan keamanan diri anda maka sebaiknya cari informasi terlebih dahulu tentang cara-cara mengamankan diri anda di negara yang anda tuju.

3. Liburan itu menghabiskan banyak uang

Bisa saja ini benar, letak hal yang paling utama adalah anggaran yang akan anda keluarkan nanti ketika melakukan perjalanan. Kebijakan anda dalam mengeluarkan biaya cukup menjadi hal penting di sini dan cara anda membelanjakannya juga menjadi faktor pendukung. Melakukan perjalanan juga bisa saja murah ketika kita tahu bagaimana mendapatkan kubutuhan kita.

4. Cukup pelajari bahasa inggris, Anda bisa kemana saja

Bahasa Inggris memang menjadi bahasa internasional yang banyak dipakai di berbagai negara. Namun, tidak semua negara menggunakannya jadi mempelajari bahasa asing atau lokal akan jauh lebih membantu. Jadi jangan malas untuk belajar sedikit bahasa lainnya ya.




5. Berbagi akomodasi dengan orang asing adalah berbahaya

Penggunaan Airbnb sebagai platform mencari akomodasi di luar negeri masih dianggap oleh beberapa orang sebagai sesuatu yang berbahaya. Padahal ini cukup berguna dibandingkan anda harus sendirian memesan hotel yang harganya cukup berbeda jauh dengan Airbnb. Dengan menggunakan platform semacam ini anda bisa menghemat pengeluaran ketika traveling.

6. Traveling seorang diri tidaklah aman

Salah satu yang membuat seseorang menjadi enggan untuk melakukan perjalanan liburan mungkin karena takut menjalaninya seorang diri. Padahal, tak ada yang salah dengan solo travelling karena anda jauh lebih bisa leluasa membagi waktu tanpa harus direpotkan dengan toleransi waktu ketika liburan dalam sebuah kelompok.

7. Saya tidak punya banyak waktu

“Tidak punya waktu”, adalah alasan klasik yang selalu diucapkan sebagian besar orang. Padahal anda hanya perlu menyesuaikan jadwal liburan anda dengan jadwal cuti kantor. Bukan lamanya liburan yang harus anda nikmati namun apa yang anda dapat saat liburan itulah yang perlu anda nikmati.

8. Anda tidak membutuhkan asuransi saat travelling

Untuk masyarakat awam, asuransi jiwa ketika travelling masih dipandang “sebelah mata”. Padahal, mengasuransikan jiwa adalah hal perlu karena kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi saat perjalanan liburan atau travelling. Asuransi ini bisa dengan mudah anda dapatkan melalui agen travel.

Leave a Reply

Your email address will not be published.