Hanya Karena Dibilang ‘Sayang kamu,’ Gadis Belia Ini Rela Ditiduri Di Kos-Kosan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi: perbuatan mesum di kos-kosan (tribunnews)
ilustrasi: perbuatan mesum di kos-kosan (tribunnews)

Medan, Jelasberita.com| Sungguh nekat dan bejat aksi yang dilancarkan seorang pemuda bernama Ikut Simbolon (IS) yang masih berusia 18 tahun ini. Pasalnya dirinya telah merenggut keperawanan seorang gadis yang baru dikenalnya selama dua bulan melalui telepon genggam, di sebuah Kos-Kosan di Jalan Seksama Gang Bersama Kelurahan Sitirejo I Kecamatan Medan Amplas.

 




Namun naas, pada Rabu (23/12) sekitar pukul 5 sore, seperti dikutip dari Tribunnews. Saat hendak melakukan aksi bejatnya tersebut, IS digrebek oleh orang tua sang gadis. Secara paksa IS yang masih berada dalam keadaan setengah bugil itu, harus digiring keluarga sang gadis menuju Mapolsek Patumbak untuk memberikan keterangan dan mempertanggung jawabkan aksi bejatnya tersebut.

 

Setelah tiba di kantor Polisi, IS memberikan keterangan awal bagaimana dirinya bisa mengenal gadis lugu tersebut. Korban sendiri merupakan warga Jalan Seksama Kelurahan Sitirejo I Kecamatan Medan Amplas. IS mengaku awalnya mengenal korban melalui telepon genggam miliknya. Setelah berkenalan dan saling mengenal selama sekitar kurang lebih 2 bulan, Korban pun dengan mudah terperangkap bujuk dan rayuan manis dari pelaku, dan dengan gampang menuruti permintaan pelaku untuk datang ke kosnya.

 




Pelaku IS juga mengatakan bahwa dirinya mendapatkan nomor Handphone korban dari temannya. Setibanya di kos pelaku langsung diberikan rayuan gombal oleh pelaku. “saya ngomong ke dia kalo saya sayang sama dia pak, dan tak akan meninggalkan dia.” Ungkap IS. Setelah termakan oleh rayuan dan janji manis si pelaku, Korban pun bersedia diajak untuk berhubungan intim. “gak lama mau gituan, eh bapaknya datang pak, saya langsung dibawa ke polsek patumbak.” Tambah IS

 

Kapolsek Patumbak, Ajun Komisaris Polisi, Wilson Bugner F Pasaribu mengatakan telah resmi menahan tersangka IS, serta mengamankan barang bukti, yakni satu buah celana dalam yang dipakai korban, dua pakaian korban saat kejadian, serta dua buah handphone yang digunakan keduanya untuk berkomunikasi. “untuk tersangka IS sendiri, akan kita kenakan Pasal 293 terkait pencabulan dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun.” Tegas Wilson.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.