Parah, Setelah Alquran, Kini Iqro’ Juga Turut Jadi Sampul Terompet

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: kendaripos




foto: kendaripos

Karanganyar, Jelasberita.com| Setelah beberapa hari terakhir masyarakat di hebohkan dengan pemberitaan adanya terompet yang terbuat dari lembaran Al-quran, kini Justru ditemukan terompet berbahan Iqra yang dijual di daerah Karanganyar.

 

Seperti dilansir dari laman Sindonews pada Selasa (29/12). AKBP Mahedi Surindra selaku Kapolres Karanganyar saat dimintai keterangan di Mapolres Karanganyar, menuturkan bahwa penemuan terompet berbahan Iqra tersebut diawali dari petugas yang tengah berada di kawasan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL), petugas tersebut melihat adanya keganjilan dari salah satu terompet yang dijual didaerah Agro Wisata sondkoro.

 




Lebih lanjut Mahedi mengatakan bahwa petugas tersebut menemukan terompet berbahan Iqra pada hari Minggu (27/12), setelah melakukan operasi penyisiran para pedagang kaki lima di kawasan Karanganyar. Kemudian, dari lapak salah satu para pedangang tersebut lah ditemukan terompet yang berbahan dasar sampul Iqra tersebut.

 

Kemudian, dari hasil pemantauan di lapangan, dan dari keterangan yang didapat dari penjual terompet, diketahui bahwa terompet-terompet itu diperoleh dari salah seorang pengrajin berinisial WY, yang merupakan warga Brujul, Kecamatan Jaten, Karanganyar.

 

Tak lama berselang, tim langsung diturunkan untuk menuju lokasi dimana terompet-terompet itu di produksi. WY mengungkapkan bahwa ia secara tidak sengaja mendapatkan lembaran-lembaran Iqra tersebut dari pasar loak bersama dengan buku-buku bekas lainnya.

 

“Setelah semua bahan-bahan tersebut didapatkan barulah produksi untuk membuat terompet dimulai, dan akan didistribusikan ke beberapa pedagang yang berada di daerah Karanganyar”. Imbuh WY

 

Setelah melakukan pengecekan di lokasi pembuatan terompet, pihak kepolisian Karanganyar langsung melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama Karanganyar guna mendapat informasi lebih lanjut terkait terompet berbahan sampul Iqra ini, apakah masuk dalam kategori suatu penistaan agama atau tidak. Pada akhirnya, diketahui bahwa Kementerian Agama Karanganyar mengatakan bahwa terompet tersebut bukan termasuk dalam kategori penistaan agama.

 

Setelah mendengar hal itu, Kapolres Karanganyar menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak cepat terpengaruh dan terprovokasi dengan hal-hal semacam ini. Beliau menduga bahwa ada oknum-oknum yang dengan sengaja telah memanfaatkan situasi semacam ini untuk meraih keuntungan.

 

Dilain pihak, Kepala Kantor Kementerian Agama Karanganyar, Mustain Ahmad mengungkapkan alasan bahwa kenapa terompet tersebut tidak masuk dalam kategori penistaan agama. “dalam terompet tersebut tidak ditemukan adanya lafadz Allah, terompet itu hanya berisi tulisan-tulisan huruf hijaiyah.” Tegas Mustain

 

Mustain juga menghimbau bahwa walaupun ada terompet semacam ini di Karanganyar, namun tidak ada unsur untuk merendahkan ataupun melecehkan agama. “tidak ada ayat-ayat Alquran yang tertera pada terompet tersebut.” Imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.