Bukan AS Maupun Rusia, Ternyata ISIS Hanya Takut Pada Negara Kecil Ini

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: sindonews
foto: sindonews

Jelasberita.com| Sampai saat ini masih terus dipertanyakan, kenapa ISIS yang mengaku membela Islam, tapi tidak pernah melakukan serangan dan membantu rakyat palestina untuk memerangi tentara Zionis Israel. Namun, sepertinya hal itu terjawab sudah oleh seorang wartawan asal jerman bernama Jurgen Todenhofer.

 




Jurgen Todenhofer merupakan wartawan pertama yang telah memasuki wilayah kekuasaan ISIS dan kemudian kembali ke negara nya dengan selamat. Selama berada di wilayah ISIS, akhirnya Jurgen mengetahui bahwa hanya Negara Israel yang paling ditakuti oleh Kelompok militan ISIS.

 

Hal itu didengarnya dari salah seorang anggota militan ISIS yang bercerita tentang Negara mana yang paling ditakuti ISIS, dan dianggap paling berbahaya. Ternyata bukan Amerika, maupun Rusia. Hal ini tentunya dapat menguatkan spekulasi mengapa hingga detik ini ISIS tidak kunjung menyerang Israel.

 




Wartawan berusia 75 tahun ini sudah berhasil menyusup dan menghabiskan kurang lebih 10 hari didalam wilayah kekuasaan ISIS di Suriah pada 2014 silam. Jurgen juga mengatakan bahwa Kelompok militan ISIS berpikir kalau Amerika Serikat dan Pasukan Eropa (Inggris) dapat dengan mudah dikalahkan, karena mereka menilai AS dan Eropa tidak mahir dan tidak memiliki pengalaman dalam strategi perang gerilya kota atau mengatasi strategi teroris. Imbuhnya.

 

Dilain sisi, Jurgen mengaku kalau ISIS sangat mengetahui bahwa para tentara-tentara Israel sangat sulit dilawan secara gerilya dan terorisme. “menurut mereka, Israel itu adalah bahaya yang nyata.” Imbuh Jurgen.

 

Seperti dilansir dari Daily Mirror, Jurgen Todenhofer buka suara tentang apa yang didengarnya selama berada di wilayah kekuasaan ISIS, setelah mendengar penyataan pemimpin ISIS, Abu Bakar Al-Baghdadi yang menyatakan bahwa akan memulai perang dengan Israel dan Arab Saudi.

 

Di lain sisi, Grand Mufti Arab Saudi, Sheikh Abdul aziz Al-Sheikh mengungkapkan bahwa pernyataan ISIS yang akan memulai perang dengan Israel tersebut adalah bohong besar, karena menurutnya ISIS terbuat dari Negara Israel dan bagian dari tentara Israel.

 

Baru baru ini, Kelompok ISIS telah mengalami sejumlah kegagalan perang, seperti ketika Pasukan Pemerintahan Irak berhasil memukul mundur dan merebut kembali kota Ramadi, Irak dari pendudukan ISIS.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.