Apa Kabar Sepakbola Indonesia yang Mati Suri?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





liga-indonesia
Sepakbola Indonesia

Saat ini belum ada tanda-tanda kondisi sepakbola Indonesia kembali ke keadaan sedia kala bahkan walau tahun sudah akan berganti dalam beberapa jam lagi. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi belum tahu sampai kapan pembekuan PSSI akan berakhir.

Sejak April silam Kemenpora resmi membekukan PSSI. Sejak saat itu pula kegiatan sepakbola vakum tak ada kegiatan apapun baik di level lokal maupun internasional. Perhelatan ISL yang sedang berlangsung juga praktis berhenti di tengah jalan. Kondisi tersebut semakin parah dengan adanya sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA.




Alhasil, sepakbola Indonesia hanya diramaikan oleh beberapa turnamen-turnamen sebagai pengisi waktu luang dan pengobat rindu bagi para fans. Salah satu turnamen yang baru saja dihelat adalah Piala Presiden yang bisa dikatakan berjalan sukses dan saat ini ada turnamen Piala Jenderal Sudirman yang sedang berlangsung.

Ketika ditanya kapan konflik sepakbola Indonesia akan berakhir? Imam menyebut hal ini mungkin akan sulit direalisasikan apabila masih ada pihak-pihak yang terkait tidak berpikir dewasa.

“Semua berharap masalah ini segera selesai. Tapi sulit ngajak semua untuk pihak berpikir dewasa. Mereka mempertahankan diri, saya tahu betul siapa yang main. Ada ladang yang diambil alih, karena itu pihak ini bertahan habis-habisan,” ujar Imam kepada wartawan di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, pada Senin (28/12).

Mengenai sanksi dari FIFA, sejatinya bisa saja dicabut saat ini asalkan pemerintah mengaktifkan kembali PSSI. Tapi Menpora berdalih bahwa pihak pemerintah sudah dibuat kecewa sebab sikap federasi sepakbola dunia itu sebenarnya yang tidak konsisten mengenai rencana pembentukan tim kecil.




“Cepat ditarik atau tidak (sanksi), tergantung FIFA. Pemerintah menagih FIFA saat kesepakatan di depan presiden. Jelas sekali itu kesepakatan tim kecil. Tapi berubah, kami seperti tambal sulam saja di tim adhoc.

Oleh karena itu, Imam mengimbau FIFA untuk datang kembali ke tanah air membicarakan jalan keluar ‚Äéterkait penyelesaian masalah sepakbola Indonesia.

“FIFA masih ada kesempatan kembali ke Indonesia. Ayo diskusi kembali,” kata Imam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.