Punya Dua KTP, Anggota Bawaslu Papua Barat Dipecat

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




okezone.com




okezone.com

Manokwari, Jelasberita.com | Seorang anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua Barat dicopot jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Ketua Bawaslu Papua Barat, Alfredo Ngamelubun di Manokwari pada Selasa (29/12/2015) sangat mendukung keputusan DKPP tersebut demi keamanan dan kenyamanan Pemilu di Papua Barat. Ia juga mengatakan pemberhentian anggota Bawaslu Papua Barat yang bernama Carel SP Suebu itu dilakukan karena dinilai melanggar kode etik. Salah satu pelanggaran yang dilakukannya adalah kepemilikan dua Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang berbeda. Sebelum diberhentiakn, Carel merupakan anggota Bawaslu yang ditugaskan untuk melaksanakan tugas sebagai Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) di Kabupaten Fak Fak.

Pemberhentian itu bermula dari pengaduan yang dilakukan Bawaslu RI kepada DKPP. “Bawaslu RI yang mengadukan ke DKPP. Setelah disidangkan pada 23 Desember lalu, akhirnya diputuskan bahwa yang bersangkutan terbukti melanggar kode etik dan diberhentikan tetap,” kata Alfredo.

Alfredo juga mengatakan Carel secara resmi diberhentikan sejak Senin 28 Desember 2015. Dan menyusul pemeberhentian itu, satu calon anggota yang masuk daftar tunggu masa seleksi akan segera diproses.




“Untuk itu, kami harus membicarakan kembali untuk menentukan pengganti pelaksana tugas Ketua Panwaslu Fak Fak, agar pengawasan didaerah itu berjalan lancar,”tambah Alfredo.

Saat ini, pihaknya juga tengah menunggu proses Pergantian Antar Waktu (PAW), sebab salinan surat keputusan pemberhentian dari Bawaslu Republik Indonesia terhadap Carel belum diterimanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.