Seorang Nenek Ditikam Cucunya Yang Tengah Berlibur Akibat Gagal Perkosa Sang Nenek

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi (tribunnews)
ilustrasi (tribunnews)

Medan, Jelasberita.com| Entah apa yang ada di pikiran Huzaini Dalimunthe alias Jae (17) sehingga hendak memperkosa neneknya Halimah Dalimunthe (60) warga Jalan Kolam, Gang Kijang, No.14, Kecamatan Medan Area. Namun saat hendak melakukan aksinya, remaja tersebut gagal memperkosa akibat neneknya melakukan perlawanan, dan  alhasil sang nenek justru di tikam oleh pelaku di bagian perut.

 




Cerita bermula dari tersangka Huzaini, warga jalan Sei Rebut Tanjung Balai, yang tengah mengisi masa liburannya ke rumah kakaknya. Pada Rabu (22/12) Sekitar pukul 8 malam, penghuni rumah lainnya tengah pergi keluar dan hanya ada korban dan pelaku yang berada di rumah.

 

Entah apa yang merasuki tersangka, tiba tiba timbul niat jahat untuk memperkosa sang nenek, karena suasana rumah yang sepi, secara diam-diam dan mengendap endap pelaku berusaha masuk ke kamar untuk memperkosa korban. Korban yang mencurigai gelagat aneh dari cucunya tersebut, langsung berteriak dan mengadakan perlawanan.

 




Karena takut ketahuan oleh tetangga, pelaku mencoba membekap korban dengan bantal, namun usaha tersebut gagal karena korban yang tetap melawan. Pelaku pun akhirnya kalap dan mengambil jalan pintas, yakni dengan menikam perut korban menggunakan gunting, sehingga korban pun langsung jatuh tergeletak. Kemudian, dengan segera pelaku melarikan diri ke kota Berastagi.

 

Selang beberapa waktu, keluarga korban menemukan sang nenek telah berlumuran darah. Pihak keluarga pun segera melaporkan kejadian percobaan pemerkosaan dan penganiayaan ini ke Polsek Medan Area.

 

Setelah menerima pengaduan dari keluarga korban, personil dari Reskrim Polsek Medan Area langsung melakukan koordinasi dengan Kapolsek Berastagi, Kompol Agustinus Sitepu, guna untuk melacak tempat persembunyian pelaku. Hingga akhirnya, pelaku diamankan petugas di Warung Wajik Bahagia Desa Sempajaya Peceran, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Tanah Karo.

 

Sementara itu ditempat terpisah, Kapolsek Medan Area, Kompol T. Rizal Moelana melalui Kanit Reskri, AKP Alexander Pilliang mengungkapkan bahwa saat dilakukan interogasi kepada tersangka, tersangka HD mengakui semua perbuatannya.“saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka oleh penyidik dari Polsek Medan Area”, tambah Alexander.

Leave a Reply

Your email address will not be published.