Yuk, Ziarah Ke Makam Yesus di Yerusallem

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Holy Sepulchre Church

Buat anda yang belum tahu, Yerusalem itu memiliki panggilan lain sebagai ‘Negeri Tiga Agama’. Ada Masjid Al Aqsa dan Tembok Ratapan, juga ada Holy Sepulchre Church atau Gereja Makam Yesus yang terkenal.




The Holy Sepulchre Church juga diketahui sebagai situs Golgota dan diyakini oleh umat kristiani sebagai tempat terakhir sebagai jalan penderitaan alias jalur Via Dolorosa. Di tempat inilah Yesus Kristus disalib. Lokasinya tak jauh dari Masjid Al Aqsa dan Tembok Ratapan yaitu di atas bukit Golgota. Saat Natal, menjadi salah satu waktu bagi wisatawan untuk berwisata rohani ke tempat ini.

Untuk ke The Holy Sepulchre Church, jika berjalan dari Tembok Ratapan, maka kita harus menyusuri jalan setapak di Kota Tua Yerusalem. Suasana kota tua yang bernuansakan bangunan lama berada di kanan kiri kita saat menyusuri jalan menuju Gereja Makam Yesus itu.

Holy Sepulchre Church3

Sekitar sepuluh menit lamanya berjalan dari Tembok Ratapan untuk mencapai The Holy Sepulchre Church. Gereja ini terletak persis di sebelah kiri jalan Raja Daud (King David Street) di area Christian Quarter.




Gereja Makam Yesus ini dalam keterangannya dibangun pada selama sepuluh tahun dari 325 hingga 335 Masehi oleh ibu dari Kaisar Konstantinus, Santa Helena. Arsitektur gereja ini dibuat begitu megah juga anggun. Masuk lebih ke dalam di sekitar area makam Yesus suasana semakin hening dan khidmat.

Holy Sepulchre Church2

Dari pintu masuk, pengunjung akan langsung menjumpai altar batu yang disebut sebagai tempat diletakkan jenazah Yesus saat setelah diturunkan dari kayu salib. Pengunjung beragama katolik akan berada di tempat itu beberapa saat untuk berdoa dulu sebelum melanjutkan berkunjung ke ruang yang lainnya di Gereja Makam Yesus.

Di sebelah kiri pintu masuk, tak jauh dari altar batu terdapat beberapa altar lainnya yang berbentuk seperti cungkup dengan pintu sempit dan kecil juga kokoh.

Jangan heran jika menemui antrean cukup panjang di depan pintu altar makam Yesus sebab tempat ini sangat bersejarah bagi pengunjung kristiani. Namun hanya pengunjung yang memakai pakaian tertutu hingga semua bagian badan tidak tampak yang dibolehkan untuk masuk ke altar makam Yesus.

Bangunan Gereja Makam Yesus yang sekarang bukanlah lagi asli yang seperti dulu namun sudah mengalami renovasi tetapi bentuk asli tetaplah dipertahankan. Pengunjung akan membludak saat hari Paskah tiba karena banyak umat Nasrani yang ingin berziarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.