Penderita Sindrom Adams Oliver Mendapat Kaki Palsu Sebagai Kado Natal Terindah

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




health.kompas.com




health.kompas.com

Medan, Jelasberita.com | Tampak senyum sumringah dari kedua kakak beradik ini, Kian (11) dan Callum Jarram (7), ketika mimpi keduanya telah menjadi kenyataan untuk memiliki sepasang kaki palsu.

“Ini adalah hadiah Natal terbaik yang didapatkan anak-anak. Mereka sangat bersemangat memilih sepatu yang pas,” kata sang ayah, Jon Jarram (35).

Seperti diketahui, Kian dan Callum adalah dua kakak beradik asal Syston, Leicestershire, Inggris yang lahir dengan Sindrom Adams Oliver. Kedua kakak beradik ini terlahir dengan dengan kaki dan tangan yang tumbuh dengan tidak sempurna. Callum hanya memiliki dua jari disalah satu kakinya, dan tiga jari di sisi lain. Sementara Kian memiliki lima jari kecil dan tiga jari di sisi kaki lainnya.

Berdasarkan keterangan keluiarga, mereka mewarisi penyakit ini dari sang ayah. Karena diketahui penyakit ini merupakan penyakit keturunan, dan hanya terjadi pada 125 orang didunia.




Di Inggris sendiri, kasus Sindrom Adams Oliver ini hanya terjadi pada kedua kakak beradik dan ayahnya saja.

Dan dari sisnilah, kondisi Kian dan Callum selalu menjadi perhatian banyak orang. Banyak yang bertanya-tanya ketika melihat kondisi kaki kedua kakak beradik ini. Setiap kali mereka pergi keluar rumah untuk berlibur, warga sekitar pun menunjukkan wajah tanda tanya sambil berbisik-bisik.

Tapi walaupun banyak yang memandang sebelah mata akan kondisi mereka, Jon selalu mendorong anak-anaknya untuk tidak malu terhadap kondisi mereka dan menerima dengan ikhlas kondisi yang mereka alami.

Menurut Jon, kondisi kedua anaknya ini tidak menghentikan semangat kedua anaknya untuk menjalani olahraga favoritnya. Kedua anaknya ini sangat menggemari olahraga sepakbola, dan sering bermain sepakbola walaupun dengan menahan rasa sakit pada kakinya.

Untuk itulah seorang Mark Ledger dari Blatchford Clinic menghadiahkan kaki palsu buatan dia sendiri kepada kedua kakak beradik ini. Mark memang mengaku tidak pernah membuatkan kaki palsu untuk kasus Sindrom Adams Oliver ini. Namun berdasarkan pengalamannya selama 25 tahun dalam membuat kaki protestik atau kaki palsu, dan melihat semangat kedua kakak beradik ini dalam mewujudkan cita-citanya, ia pun membuatkan kaki palsu tersebut. Mark mengatakan, kaki palsu itu hanya dapat bertahan sekitar dua tahun karena kaki Kian dan Callum masih akan mengalami pertumbuhan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.