Nahas, Niat Berselfie Ria Malah Tersapu Ombak, 1 Hilang

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto : detik




foto : detik

Sekelompok satri dari Pondok Pesantren Darul Rahman, Cikeas, Bogor, Jawa Barat mengalami musibah pagi tadi, mereka tergulung ombak saat tengah asyik melakukan selfie di pinggir pantai. Peristiwa nahas itu terjadi di tepi Pantai Citepus, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (26/12) pagi.

Komandan Tim Pos Basarnas Palabuhan Ratu, Aula Solihanto di Sukabumi menyatakan dalam rombongan yang berjumlah 35 orang itu sedang melakukan wisata di pantai selatan Kabupaten Sukabumi, 10 orang diantaranya bermain air sambil berenang di Pantai Citepus.

Dilansir Antara, saat sedang asik melakukan selfie di pantai tersebut, 10 santri tiba-tiba diterjang ombak yang cukup tinggi, 9 orang berhasil menyelamatkan diri, namun 1 santri hingga sekarang masih belum ditemukan keberadaannya. Sementara itu, delapan dari sembilan orang santri tersebut jika terlambat mendapatkan pertolongan dari penjaga pantai maka mereka berpotensi hilang tenggelam karena posisinya sudah berada di tengah laut karena terbawa arus kuat.

“Peristiwa tersebut terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB saat suasana pantai masih dalam keadaan lengang dan pengunjung masih sedikit, santri yang belum ditemukan tersebut diketahui bernama Aldi (17) warga Cagak, Gunungputri, Bogor,” ujar Aula.




Ciri-ciri korban yang masih hilang disebutkan oleh Tim Basarnas mengenakan celana pendek warna hitam, kulit putih dan rambut pendek.

Menurut ketua FKSD Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri, dirinya menduga bahwa korban dipastikan sudah meninggal dunia, jika dilihat dari kronologis dan lamanya waktu hilang namun demikian timnya tetap harus melakukan penyisiran di lokasi tempat hilangnya korban.

Hingga saat ini proses pencarian korban masih dilakukan tim gabungan yang terdiri dari anggota Satpol Airud Polres Sukabumi. “Mohon doanya agar korban dapat segera ditemukan, tinggi ombak saat ini masih tak menentu dan hal ini menjadi faktor penghambat pencarian,” tandasnya.

“Posisi korban kemungkinan sangat dekat dengan ombak, dan diduga dia tak bisa berenang di laut sehingga ia terseret arus balik yang menyapu pantai,” ujar Aulia Solihanto Komandan Tim Pos Sar Basarnas di lokasi kejadian sekitar pukul 08.00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published.