Remaja Mesjid dan Gereja Sama-Sama Membuat Pohon Natal Unik

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




lampost.co.id




lampost.co.id

Bandar Lampung, Jelasberita.com | Tampak beberapa remaja gereja Katolik St. Petrus Panjang sedang sibuk menghiasi halaman gereja dengan sebuah pohon natal unik. Tanpa menghiraukan teriknya sinar matahari mereka bersemangat membuat sebuah pohon natal untuk menyambut Perayaan Natal 2015.

Dalam menyambut perayaan Umat Kristen tersebut, mereka membuat pohon natal bukan dari pohon sungguhan, namun dari limbah botol-botol air mineral bekas. Dengan tinggi sekitar 7 meter, pohon natal tersebut dirancang dengan menggunakan sekitar 6000 botol bekas air mineral dengan dihiasi bintang besar diatas tiang pohonnya.

Botol-botol tersebut dikumpulkan selama setahun, sebagian ada yang didapat ketika warga menggelar sebuah acara yang banyak menggunakan air mineral. Kemudian botol-botol yang sudah tidak terpakai lagi mereka kumpulkan satu persatu. Hasilnya, terkumpullah sekitar 6000 botol bekas air mineral. Semua ini dilakukan oleh OMK (Orang Muda Katolik, warga sekitar gereja, bersama jemaat gereja dan Remaja Islam Mesjid (Risma).

Setelah terkumpul, selama dua pekan terakhir bersam OMK, mereka merakit dan merangkai pohon setinggi 7 meter tersebut. Pembuatnya terdiri dari sekitar 15 anak-anak, dan yang paling mengagumkan Remaja Islam Mesjid juga turut membantu merangkai pohon natal tersebut. Ada yang merakit botol, teknisi pengelasan dan kerangka, ada yang merangkai botolnya, dan ada juga yang memasang rangkaian botol ke tiang atas.




Koordinator pelaksana pembuatan pohon natal tersebut mengungkapkan biaya yang dikeluarkan dalam membangun pohon itu relatif rendah. Pasalnya untuk mengakkan pohon itu, pihaknya telah mendapatkan botol bekas secara gratis, karena telah dikumpulkan sejak jauh hari. Jadi dapat diperkirakan mereka hanya mengeluarkan dana sekitar Rp 3 juta saja hanya untuk kontuksi besi, dan semuanya ini didapat dari gereja.

Selain itu, para pemuda ini memilih panjang pohon 7 meter adalah karena memiliki filosofi 7 sakramen yang mengartikan 7 tahap kehidupan manusia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.