Greget! Dua Orang Preman Nekat Mencuri Di Depan Polresta Medan Demi Sebotol Shampo

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: tersangka pelaku pencurian di Polresta Medan (Tribunnews)




foto: tersangka pelaku pencurian di Polresta Medan (Tribunnews)

Medan, Jelasberita.com| Dua orang yang diduga preman jalanan, babak belur setelah dihajar massa ketika hendak mencuri di sebuah minimarket di depan Polresta Medan, Rabu (23/12). Dua orang tersebut bernama Irfan Nasution, 32 tahun, warga Jalan Gaharu, Blok A, Medan Timur. Dan teman nya yang bernama Suci Simanjuntak, 25 Tahun, yang juga merupakan warga Jalan Gaharu.

 

Aksi pencurian mereka ini, dipergoki oleh karyawan minimarket tersebut yang melihat dari monitor CCTV yang berada di kasir. Rudi, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut mengungkapkan bahwa massa langsung datang ketika karyawan minimarket tersebut berteriak setelah melihat aksi pencurian tersebut di rekaman CCTV

 




“saat di teriakin, pencuri tersebut langsung panik. Terus, keduanya mencoba untuk menghidupkan sepeda motornya untuk lari.” Ungkap Rudi. Namun sayang, pelaku yang hendak kabur telah terkepung oleh kerumunan warga yang datang setelah mendengar teriakan penjaga toko minimarket tersebut.

 

Kedua pelaku tersebut lansung digelandang ke sebrang jalan, tepatnya Markas Polresta Medan. Pelaku langsung didata dan dilakukan pemeriksaan di ruang piket Sat Reskrim Polresta Medan.

 

Petugas yang mendata kedua pelaku pun terlihat kesal dengan ulah pelaku yang cukup ber nyali besar untuk mencuri didepan kantor Polisi. Awalnya kedua tersangka ini tidak mengakui bahwa telah melakukan aksi pencurian di mini market tersebut, namun setelah diancam akan di tampar oleh petugas, pelaku yang diamankan tersebut pun mengaku bahwa aksi ini baru pertama kali dilakukannya.

 

“awas kau ya, kalau kutengok ada laporan mu yang lain disini, habis kau,” kata petugas di ruangan tersebut menanggapi pernyataan kedua pelaku. Seperti di himpun dari Tribunnews.

 

Kedua pelaku beralasan bahwa mereka tengah membutuhkan uang, sehingga nekat melakukan aksi pencurian tersebut. Namun, setelah petugas kembali mengancam akan menampar mereka. Mereka mengaku justru hanya mencuri sebotol shampo.

 

“kau udah mencuri, kau bilang pula gak tau apa-apa. Jangan sampe ku tampar kau,” kata petugas tersebut.

 

“awalnya tadi gak ada rencana pak, kebetulan aja, saya pun Cuma menunggu, dia (rekannya) yang mau nyuri.” Ungkap salah satu pelaku

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.