Giliran Makassar Diguncang Gempa 4,9 SR

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto : triip.me
foto : triip.me

Warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dikejutkan oleh guncangan gempa yang terasa cukup keras sekitar pukul 21.50 malam tadi. Di wilayah permukiman Bumi Tamalanrea Permai (BTP), puluhan warga berhamburan keluar rumah dengan sangat panik setelah merasakan getaran gempa, Selasa (22/12) malam.

“Getarannya terasa sekali. Bahkan saya yang berdiri di teras rumah hampir jatuh,” kata Enol, salah satu warga. Getaran gempa yang terjadi  ini hanya berlangsung selama beberapa detik namun telah membuat banyak masyarakat kaget dan merasa panik.




Data Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) gempa yang mengguncang hingga mencapai Kota Makassar tersebut memiliki kekuatan guncangan sebesar 4,9 SR. Lokasi gempa sendiri berada di di laut dengan posisi 62 kilometer Barat laut Takalar, Sulawesi selatan. Kedalaman gempa berada di 10 kilometer bawah laut.

Sementara itu, Tarakan, Kalimantan Utara, juga telah diguncang gempa di malam sebelumnya.  Gempa yang mengguncang Tarakan berkekuatan sebesar 6,1 SR, lokasi pusat gempa tersebut berada di 29 kilometer (KM) timur laut Tarakan, begitu menurut data dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG).

“Guncangan gempa tersebut terasa di kota Tarakan dan mengakibatkan kepanikan warga yang berada di pinggir pantai karena khawatir akan terjadinya gelombang tsunami,” jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan resmi pada Senin (21/12).

Ia mengatakan dengan adanya guncangan tersebut warga kota Tarakan beramai – ramai pergi menuju ke Gunung Slumit Jalan. KH Agus Salim untuk menyelamatkan diri, ada juga yang berkumpul di halaman masjid dan ke tempat – tempat lainnya yang mereka anggap aman.




Sutopo menjelaskan berdasarkan data sementara kerugian yang dialami oleh warga pasca gempa tersebut yaitu ada tujuh unit rumah di RT 18 Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah rusak parah yaitu milik Baharuddin dan Syahrudin.

Sementara korban luka terdapat 10 orang, satu diantaranya mengalami luka parah. Namun belum diketahui apakah gempa tersebut telah menelan korban jiwa karena belum ada laporan yang diterima Sutopo dari lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.