Tidak Mau Disuruh, Seorang Ibu Membakar Anaknya Hidup Hidup

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Jpnn.com
foto: Jpnn.com

Batam, Jelasberita.com| Seorang ibu di Batam tega membakar anaknya sendiri yang diduga karena tidak mau menuruti perintah sang ibu untuk membersihkan rumah.

 




Kapolsek Bengkong, AKP Syamsurizal saat mendatangi lokasi kejadian membenarkan hal tersebut, seperti diberitakan merdeka.com, selasa (22/12).

 

Kejadian berawal di sebuah rumah di jalan Bengkong Palapa Swadaya II Blok II nomor 5, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepri. Saat itu Helen (36) yang merupakan Ibu dari sang Korban, Natasya yang berumur 11 tahun, tengah menyusui adik Natasya yang baru saja lahir. Kemudian Helen meminta Natasya untuk melakukan pekerjaan rumah, namun Helen menolak permintaan ibunya tersebut. Tak lama kemudian, Helen yang diduga kesal atas penolakan dari anak nya tersebut langsung menyirami tubuh Natasya dengan minyak tanah, dan langsung menyulut nya dengan api.

 




Beruntung Helen masih bisa terselamatkan. “korban saat ini sedang dalam perawatan, api tidak sempat membakar seluruh tubuhnya, hanya beberapa rambutnya saja yang terbakar”. Ungkap Syamsurizal.

 

Saat kejadian tengah berlansung, Suami dari Helen sedang berada dirumah. Melihat kejadian tersebut Suami helen langsung mencegah perbuatan isterinya dan langsung memberikan pertolongan kepada anak sulung nya itu. “beruntung ayah dari sang korban sempat memberikan pertolongan” tambah AKP Syafrizal.

 

Diduga Helen melakukan ini tindakan penganiayaan ini karena ingin mendidik anak nya. Namun, dengan ditambah emosi Helen yang tidak terbendung berakibat pada kejadian penganiayaan tersebut. AKP Syafrizal lebih lanjut mengatakan bahwa saat ini Tersangka Helen telah diamankan di Polsek Bengkong. Namun, akan diberikan penangguhan penahanan atas dasar pertimbangan kemanusiaan.

 

“rencananya tersangka akan kita tangguh penahanannya, karena dia baru saja melahirkan dan masih menyusui anaknya yang masih berusia lima hari. tidak mungkin dilakukan penahanan selama berhari-hari. mungkin tujuannya memang untuk mendidik anak, karena setiap orang tua memiliki cara yang berbeda-beda dalam mendidik anak. “ Tutur Syafrizal.

 

Meskipun penahanan yang dilakukan terhadap Helen akan ditangguhkan, Pihak Kepolisian akan tetap mengusut kasus ini. Sangat disayangkan kejadian seperti ini harus terjadi di hari Ibu, dimana setiap anak dan Ibu saling berbagi kebahagiaan di hari ini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.