Memandang Danau Toba dari Harianboho

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Danau Toba

Samosir, Jelasberita.com|
Memandang Danau Toba dari Harianboho akan menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan untuk menggenang Sitor Situmorang. Hal tersebut akan disponsori oleh keluarga sastrawan nasional yang wafat di Belanda tersebut.




Program mengenang Sitor Situmorang dengan thema Memandang Danau Toba dari Harianboho dinilai sangat penting untuk merevitalisasi kembali dunia budaya dan sastra di tanah batak. Selain itu dalam program memandang danau toba dari Harianboho juga melaksanakan sejumlah pendidikan dan pembenahan ekologi bagi masyarakat.

“Ketokohan Sitor menjadi penting karena Sitor memiliki karya tentang danau toba dan kehidupan kultur di danau toba. Diharapkan ini dapat memotivasi
orang-orang terhadap kebudayaan secara tulus dan kehidupan di danau
toab secara umum,” terang pelaksana kegiatan Thompson HS.

Disela-sela penutupan acara untuk mengenang setahun Sitor Situmorang
tersebut, Thompson mengatakan bahwa dampak positif dari kegiatan
memandang danau toba dari harianboho sangat dirasakan. Karena selama
kegiatan tersebut masyarakat mendapat pendidikan tentang sastra dan
budaya, kehidupan dan ekosistem serta pelestarian danau toba untuk
dunia.

Karena selama kegiatan pihak penyelenggaran juga melibatkan
sejumlah ilmuan yang memberikan tambahan pengetahuan kepada warga.
Termasuk pengetahuan tentang geopark kaldera toba, ulos dan penggunaan
mineral di danau toba.




Namun menurut direktur Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) Pematang
Siantar tersebut bahwa kedepan kegiatan ini akan diselenggarakan
dengan menghunjuk seniman lokal sebagai penyelenggara. Karena pada
dasarnya PLOt sebagai organiser kegiatan hanya menjadi pelopor dan
perintis kegiatan yang akan disponsori oleh pihak keluarga Sitor
Situmorang tersebut.

Thompson mengatakan bahw auntuk kegiatan yang diselenggarakan selama
tiga hari tersebut pihaknya melibatkan puluhan seniman lokal.
Keterlibatan seniman lokal ini diharapkan dapat menciptakan regenerasi
yang melanjutkan program Memandang Danau Toba dari Harianboho.

“Kita akan memberikan maskot Sitor Situmorang berupan Gordang dan akan
digunakan sebagai maskot program memandang danau toba dari Harianboho tahun 2016 mendatang,” katanya.

Sementara itu anak bungsu dari Sitor Situmorang, Bumbunan Situmorang
yang besar di belanda dan menemani Sitor Situmorang sampai akhir
hayatanya mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan memandang danau toba dari harian boho diharapkan berkontribusi untuk masyarakat.

Karena pada dasarnya Sitor Situmorang lewat karya-karya selalu menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia dan khususnya Danau toba. Bahkan secara spesifik Sitor selalu memperkenalkan keindahan danau toba terhadap dunia.

“Memperkenalkan dalam artian luas, seperti memperkenalkan budaya – budaya Indonesia dan memperkenalkan budaya batak. Termasuk tradisi dan kebiasaan masyarakat batak dalam menata hidup dan melanjutkan hidup,” katanya.

Lelaki yang pasih berbahasa Indonesia tersebut mengatakan bahwa pihaknya dari keluarga sangat mengapresiasi kecintaan semua warga Batak dan Indonesia terhadap Sitor Situmorang. Selama ini Bumbunan selalu diajarkan Sitor Situmorang untuk mengenal batak secara umum, termasuk mengenal daerah-daerah di Tanah Batak seperti Harian Boho dan Bakkara tempat Sisingamangaraja.

“Secara langsung tidakpernah saya diperkenalkan pada budaya batak, namun lewat karya –karya saya diajak untuk mengenal batak. Dan kita sangat bangga pada masyarakat batak khususnya di Harianboho,” paparnya. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.