Harga Minyak Dunia Bakal Terus Merosot, Pemerintah Diharapkan Cepat Cari Solusi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





metrotv.news.viva.co.id
metrotv.news.viva.co.id

Jakarta, Jelasberita.com | Harga minyak dunia diperkirakan terus merosot. Bahkan menurut info terakhir, saat ini turun hingga kisaran 30 dolar AS/Barel.

Dampak penurunan minyak dunia ini dianggap akan menjadi ancaman yang serius bagi Negara, terutama pendapatan negara disektor hulu bisa defisit. Untuk itu, menurut Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI), Ferdinand Hutahaen, Pemerintah harus segera mensubsidi sektor hulu untuk menghindari kerugian. Ia juga menilai sangat bahaya apabila harga minyak mentah mencapai 30 dolar As/Barel atau bahkan dibawahnya.




“Kami yakin produksi akan lebih baik berhenti daripada menderita kerugian besar atau minimal menurunkan target lifting. Karena semakin tinggi lifting, semakin tinggi juga kerugian. Ini benar-benar seperti simalakama,” tambah Ferdinand.

Menurutnya juga, pemerintah diharapkan segera mempersiapkan opsi lain sebagai jalan keluar supaya tidak mengagetkan sehingga dapat tersusun escape plan atau jalan keluar dari ancaman ini di tahun depan.

Menurunnya harga minyak dunia tentunya akan membawa berkah bagi masyarakat sebagai konsumen, karena masyarakat dapat membeli BBM dengan harga murah setelah harga BBM mengikuti mekanisme Pasar. Masyarakat tentunya akan meminta penurunan harga BBM seiring merosotnya harga minyak dunia.

Pnurunan harga BBM tentunya akan memberi dampak yang buruk tidak hanya disektor hulu, tapi juga disektor hilir. Dengan semakin merosotnya harga minyak dunia, maka akan mengancam keuangan bagi Pertamina karena sektor hulu tidak mampu memberikan keuntungan hingga berharap pada sektor hilir. Sementara, sektor hilir juga menghadapi tekanan dari publik untuk segera menurunkan harga BBM.




Ferdinand juga berharap agar Pertamina dan Pemerintah segera menyiapkan ketentuan baru untuk menghindari kerugian. Salah satunya, Ia menyarankan Pemerintah sepanjang 2016 menetapkan secara flat harga BBM dikisaran harga per liter Rp 7000 hingga Rp 7500. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas APBN dan keuangan Pertamina.

Leave a Reply

Your email address will not be published.