Dua Pembunuh Supir Gojek Ditangkap, Ibu dan Rekan Pengemudi Gojek Berterima Kasih Pada Polisi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





poskotanews.com
poskotanews.com

Jakarta, Jelasberita.com | Kerja keras Polres Jakarta Utara selama ini telah membuahkan hasil. Kedua pelaku pembunuhan supir gojek, Septiawan (19)  didepan karaoke NAV yang lalu telah berhasil berhasil di bekuk di Madura, Jawa Timur.

Seperti diketahui kedua pelaku pembunuhan suoir gojek tersebut merupakan juru parkir liar yang berada dikawasan Karaoke NAV. Kedua pelaku diringkus tim Jatanras Polres Jakarta Utara. Tersangka antara lain Saipul Bin Bura’i (32) diamankan di Bangkalan, Madura, jawa Timur. Sedangkan satu pelaku lagi, Fauzi (30) menyerahkan diri karena ketakutan mengingat bayang-bayang wajah korban.




Menurut keterangan Kapolres Jakarta Utara, Kombes Susetio Cahyadi penusukan tersebut tidak hanya terjadi pada hari itu saja, tetapi sehari sebelumnya sudah ada perkelahian antara supir gojek lainnya, Sulaiman dengan tukang parkir karena persoalan uang parkir.

Jadi dapat disimpulkan bahwa pembunuhan ini merupakan sebuah aksi balas dendam kepada supir gojek. Tersangka Saipul saat itu merupakan eksekutor yang menusuk korban Septiawan adik kandung dari Suhardi yang sama-sama berprofesi sebagai supir gojek. Saipul sehari-hari berprofesi sebagai juru parkir liar bersama rekannya Fauzi dikawasan Ruko Sunter Mal dekat dengan Karaoke Nav.

Suciati (51) yang merupakan ibu kandung Septiawan mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian setelah berhasil menangkap pembunuh anaknya. Ia mengaku masih sering teringat wajah Septiawan dan masih belum menerima kepergiannya, karena Ia selama ini menjadi tulang punggung keluarga.

Sementara itu, para supir gojek yang datang secara khusus ke Polres Jakarta Utara untuk melihat kedua pelaku pembunuhan tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada Polres Jakarta Utara karena berhasil menangkap pelaku hanya dalam waktu 6 hari saja. Hal ini sesuai keterangan yang disampaikan Korlap Gojek Pademangan, Irwanto (49).




Kedua pelaku kini diancam dengan Pasal 170 KUHP ayat 2 Huruf ke 3 KUHP tentang pengeroyokan yang menagkibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman pidana penjara 12 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.