Sebuah Masjid Di AS Dilempar Kepala Babi, Imam Masjid Malah Lakukan Ini

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto : Masjid Al-Aqsa di Philadelphia (Hidayatullah.com)
foto : Masjid Al-Aqsa di Philadelphia (Hidayatullah.com)

Philadelphia, Jelasberita.com|warga Muslim setempat digegerkan dengan peristiwa pelemparan kepala babi ke sebuah Masjid yang bernama Al-Aqsa di Philadelphia, oleh orang yang tak dikenal. Sebuah rekaman CCTV yang terpasang di pintu masuk Masjid menjadi buktinya.

Banyak pihak yang menduga kejadian itu merupakan sikap dari beberapa warga Amerika yang menolak Umat Muslim di negara tersebut.




 

Namun di lain, sisi juga berdatangan reaksi positif dari banyak pihak yang mendukung Masjid tersebut dan mengecam kejadian yang tak pantas itu.

 

Termasuk dari walikota Philadelphia, Jim Kenney yang mengecam aksi tersebut dan menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan sebuah bentuk fanatisme.




rekaman CCTV pelemparan kepala babi (dream.co.id)
rekaman CCTV pelemparan kepala babi (dream.co.id)

 

Berbagai ucapan positif berdatangan seperti dari email, kiriman karangan bunga dan berbagi makanan gratis.

 

Untuk menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan nya, pihak Masjid Al-Aqsa mengadakan jamuan makan khusus bagi masyarakat setempat.

 

ImamMohammed Shehata mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas dukungan dan kerja sama serta kasih sayang dari warga sekitar.

 

Pada acara jamuan makan tersebut, Imam juga menyampaikan bahwa rasa aman lah yang menjadi tujuan dan harapan dari umat muslim di Amerika. “kami selalu menyambut anda dengan aman,” tambah Imam.

 

Acara jamuan makan tersebut diadakan di sekitar parkiran masjid Al-Aqsa, seperti dilansir dari laman Hidayatullah, dan dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, seperti tetangga, masyarakat setempat, hingga pemuka lintas agama.

 

Turut berpartisipasi dalam acara tersebut, dan semuanya menyatkan dukungan kepada pihak Masjid Al-Aqsa atas insiden yang terjadi beberapa waktu lalu.

Council on American Islamic Relations (CAIR) juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan membuka counter informasi dan penerangan untuk pemberitahuan yang benar tentang Islam.

 

Hal yang unik dari kegiatan tersebut, semua tamu yang datang memakai tanda pengenal yang ditulis dengan bahasa arab. Semua berbaur dalam acara tersebut tanpa membedakan ras, suku dan agama

 

Mesjid Al-Aqsa di Philadelphia sendiri didirikan pada tahun 1989, terletak di Germantown Avenue, dan Jefferson Street. Selain sebagai mesjid, didalamnya juga terdapat berbagai pusat studi tentang Islam hingga toko makanan halal.

 

Dan terkait kasus pelecehan ini, beberapa laporan mengatakan bahwa ini adalah kejadian pelecehan yang ke 63 sepanjang tahun ini yang diterima oleh Masjid-Masjid dan Pusat Islam di Amerika Serikat. Jumlah ini merupakan yang tertinggi sejak 2009.

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.