Pria Ini Diduga Menjadi pelaku Bom Bunuh Diri Malam Tahun Baru Di Jakarta

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: nasional.tempo.co
foto: nasional.tempo.co

Jakarta, Jelasberita.com| Tahun baru nanti diduga menjadi target serangan teroris di Indonesia. Hal ini terkait ditangkap nya sekelompok yang dianggap teroris perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah (Banjar-Majenang) pada Jumat 18 Desember lalu.

 




Dari beberapa informasi yang dilansir laman Tempo, dikatakan bahwa Zaenal, 35 Tahun, yang merupakan salah satu tersangka asal Sulawesi, Didaulat menjadi ‘Pengantin’ atau pelaku bom bunuh diri di malam pergantian tahun nanti di Jakarta. Bom tersebut diduga dirakit di bandung dan kemudian diledakkan di Jakarta. Bom tersebut dibuat oleh Iwan alias Koki, Teroris asal Padang.

 

Saat di mintai keterangan, Kapolri Jendral Badrodin Haiti membenarkan bahwa para pelaku teroris ini hendak melakukan serangan bom pada malam pergantian nanti. Kapolri menegaskan bahwa mereka belum memberi keterangan pasti apakah serangan bom bunuh diri ini dilakukan di hari Natal atau pergantian tahun, seperti dikutip Tempo pada Minggu 20 Desember 2015

 




Para tersangka ini ditangkap pada Jumat lalu. Awalnya sekitar pukul 13:00 WIB, dilakukan penangkapan terhadap Iwan dan satu rekannya. Setelahnya, tim gabungan dari Densus 88 Mabes Polri dan Polda Jawa Barat berhasil meringkus Zaenal dan Asep Urip (31) pada pukul 16:30 WIB di Jalan sekitar Kampung Cihaji, Kelurahan Purbaratu, Kecamatan Purbaratu, Tasikmalaya, ketika hendak melakukan perjalan menuju Kota Batik, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

 

Setelah melakukan penyelidikan ditemukan barang bukti yakni sebuah sepeda motor Yamaha Mio, Mobil Pick up putih Colt T 120 SS dengan nomor polisi BA 8562 KN, serta Bendera hitam yang identik dengan bendera Kelompok teroris ISIS.

 

Diketahui bahwa tersangka Asep adalah salah satu Pengajar di Pondok Pesantren Al Mubarok At Turmudzy, di Kampung Babakan Nanggerang, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. dan Tersangka Zaenal merupakan santri dari Pondok pesantren tersebut yang berasal dari Sulawesi.

 

Kapolri juga mengungkapkan bahwa para tersangka tersebut merupakan jaringan dari Abdul Karim alias Abu Jundi, yang diringkus pihak kepolisian pada Sabtu 19 Desember 2015

 

Densus telah berhasil mengamankan terduga teroris di lima kota, yaitu Tasikmalaya, Sukoharjo, Mojokerto, Banjar, dan Cilacap. Dan pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.